ACEH UTARA- Sebanyak 400 ulama dari 27 kecamatan di Aceh Utara, menerima bantuan uang meugang dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat, sebesar Rp 250 ribu/orang. Bantuan tersebut, bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Aceh Utara, tahun 2009 senilai Rp 200 juta.
“Jadi melalui bantuan itu dapat meringankan beban keluarga daripada ulama kita di Aceh Utara, untuk kebutuhan daging meugang karena sudah ada bantuan dari pemerintah,”ucap Kepala Bagian (Kabag) Keistimewaan Aceh, Setdakab Aceh Utara, Hasanuddin, kepada Rakyat Aceh, Selasa (1/9).
Dikatakanya, bantuan uang yang diberikan kepada ulama tersebut, yakni dalam dua kali meugang. Masing-masing untuk meugang puasa Ramadhan dan meugang hari Raya Idul Fitri nantinya. “Yang sudah kita salurkan berupa bantuan meugang puasa Ramadhan, dengan totalnya Rp 100 juta untuk 400 ulama. Kemudian Rp 100 juta lagi tinggal kita bagikan pada meugang hari Raya Idul Fitri mendatang,”ujarnya.
Sebut Hasanuddin, dengan bantuan Rp 250 ribu perulama dari jumlah 400 ulama maka paling tidak dapat mempergunakannya untuk kebutuhan rumah tangga pada saat hari meugang. Apalagi, hari meugang di Aceh pada umumnya dan khususnya di Kabupaten Aceh Utara, sudah menjadi tradisi dari tahun ketahun sejak nenek moyang terdahulu.
“Memang kalau kita lihat bantuan yang kita berikan itu tidak seberapa, tapi itulah kemampuan keuangan daerah Kabupaten Aceh Utara pada tahun 2009,”imbuhnya. (arm)
“Jadi melalui bantuan itu dapat meringankan beban keluarga daripada ulama kita di Aceh Utara, untuk kebutuhan daging meugang karena sudah ada bantuan dari pemerintah,”ucap Kepala Bagian (Kabag) Keistimewaan Aceh, Setdakab Aceh Utara, Hasanuddin, kepada Rakyat Aceh, Selasa (1/9).
Dikatakanya, bantuan uang yang diberikan kepada ulama tersebut, yakni dalam dua kali meugang. Masing-masing untuk meugang puasa Ramadhan dan meugang hari Raya Idul Fitri nantinya. “Yang sudah kita salurkan berupa bantuan meugang puasa Ramadhan, dengan totalnya Rp 100 juta untuk 400 ulama. Kemudian Rp 100 juta lagi tinggal kita bagikan pada meugang hari Raya Idul Fitri mendatang,”ujarnya.
Sebut Hasanuddin, dengan bantuan Rp 250 ribu perulama dari jumlah 400 ulama maka paling tidak dapat mempergunakannya untuk kebutuhan rumah tangga pada saat hari meugang. Apalagi, hari meugang di Aceh pada umumnya dan khususnya di Kabupaten Aceh Utara, sudah menjadi tradisi dari tahun ketahun sejak nenek moyang terdahulu.
“Memang kalau kita lihat bantuan yang kita berikan itu tidak seberapa, tapi itulah kemampuan keuangan daerah Kabupaten Aceh Utara pada tahun 2009,”imbuhnya. (arm)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar