“Produktivitas Tanaman Pangan Rendah”
ACEH UTARA- Pemkab Aceh Utara, mendapatkan bantuan benih padi non hibrida, seluas 28,135 hektar di 23 kecamatan, dengan jumlah benih mencapai 703,400 kg atau 703,400 ton. Bantuan itu, terkait kegiatan Cadangan Benih Nasional (CBN) tahun 2009.
Disebutkan, petani ke 23 kecamatan itu, saat ini sedang melakukan pengelolahan tanah sehingga membutuhkan benih untuk masa tanam (MT) musim rendengan, bulan November dan Desember 2009. Masing-masing, di Kecamatan Lhoksukon, Syamtalira Bayu, Cot Girek, Matang Kuli, Dewantara, Langkahan, Nisam, Banda Baro, Paya Bakong dan Tanah Luas. Kemudian, Kecamatan Geureudong Pase, Nibong, Tanah Jamboe Aye, Baktya Barat, Baktya, Kuta Makmur, Simpang Kramat, Pirak Timu, Lapang, Sawang, Seunuddon, Samudera serta Kecamatan Syamtalira Aron.
Sementara empat kecamatan lagi di Aceh Utara, sudah pernah diberikan bantuan serupa tahun 2008 lalu. Yakni Kecamatan Tanah Pasir, Muara Batu, Nisam Antara dan Kecamatan Meurah Mulia.
Demikian dijelaskan Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Aceh Utara, Ir. Mursyid, AB, MP, saat dikonfirmasi Rakyat Aceh, kemarin. Dikatakan, bantuan benih padi yang bakal disalurkan tersebut, setelah pihaknya mengusulkan kepada Departemen Pertanian RI, melalui Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Provinsi Aceh.
“Alhamudillah, Departemen Pertanian RI telah menyetujui usul kita terhadap bantuan benih padi non hibrida. Dan kami dari dinas juga telah melayangkan surat ke Dinas Pertanian Tanaman Pangan Aceh, untuk menugaskan pihak rekanan PT. Sang Hyang Seri Medan, menyalurkan benih padi tersebut,”ucap Ir. Mursyid.
Sebut dia, pihaknya juga menargetkan bantuan benih padi itu akan terealisasi kepada masing-masing kecamatan pada awal bulan November mendatang. Apalagi, sambung Mursyid, melalui program CBN itu dapat melakukan pemulihan terhadap daerah-daerah yang terkena bencana alam, seperti banjir dan kekeringan.
Sedangkan tujuan utama pelaksanaan bantuan/subsidi benih dari pemerintah adalah, didasarkan pada masih rendahnya produktivitas tanaman pangan dan masih rendahnya benih varietas unggul bermutu dibeberapa daerah. Bahkan, rendahnya daya beli dan kesadaran petani terhadap benih varietas unggul bermutu. (arm)
ACEH UTARA- Pemkab Aceh Utara, mendapatkan bantuan benih padi non hibrida, seluas 28,135 hektar di 23 kecamatan, dengan jumlah benih mencapai 703,400 kg atau 703,400 ton. Bantuan itu, terkait kegiatan Cadangan Benih Nasional (CBN) tahun 2009.
Disebutkan, petani ke 23 kecamatan itu, saat ini sedang melakukan pengelolahan tanah sehingga membutuhkan benih untuk masa tanam (MT) musim rendengan, bulan November dan Desember 2009. Masing-masing, di Kecamatan Lhoksukon, Syamtalira Bayu, Cot Girek, Matang Kuli, Dewantara, Langkahan, Nisam, Banda Baro, Paya Bakong dan Tanah Luas. Kemudian, Kecamatan Geureudong Pase, Nibong, Tanah Jamboe Aye, Baktya Barat, Baktya, Kuta Makmur, Simpang Kramat, Pirak Timu, Lapang, Sawang, Seunuddon, Samudera serta Kecamatan Syamtalira Aron.
Sementara empat kecamatan lagi di Aceh Utara, sudah pernah diberikan bantuan serupa tahun 2008 lalu. Yakni Kecamatan Tanah Pasir, Muara Batu, Nisam Antara dan Kecamatan Meurah Mulia.
Demikian dijelaskan Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Aceh Utara, Ir. Mursyid, AB, MP, saat dikonfirmasi Rakyat Aceh, kemarin. Dikatakan, bantuan benih padi yang bakal disalurkan tersebut, setelah pihaknya mengusulkan kepada Departemen Pertanian RI, melalui Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Provinsi Aceh.
“Alhamudillah, Departemen Pertanian RI telah menyetujui usul kita terhadap bantuan benih padi non hibrida. Dan kami dari dinas juga telah melayangkan surat ke Dinas Pertanian Tanaman Pangan Aceh, untuk menugaskan pihak rekanan PT. Sang Hyang Seri Medan, menyalurkan benih padi tersebut,”ucap Ir. Mursyid.
Sebut dia, pihaknya juga menargetkan bantuan benih padi itu akan terealisasi kepada masing-masing kecamatan pada awal bulan November mendatang. Apalagi, sambung Mursyid, melalui program CBN itu dapat melakukan pemulihan terhadap daerah-daerah yang terkena bencana alam, seperti banjir dan kekeringan.
Sedangkan tujuan utama pelaksanaan bantuan/subsidi benih dari pemerintah adalah, didasarkan pada masih rendahnya produktivitas tanaman pangan dan masih rendahnya benih varietas unggul bermutu dibeberapa daerah. Bahkan, rendahnya daya beli dan kesadaran petani terhadap benih varietas unggul bermutu. (arm)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar