ACEH UTARA- Selama ini pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat, masih jauh dari standar harapan bersama. Hal itu disebabkan, oleh berbagai macam faktor, salah satu diantaranya adalah tidak tersedianya tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan secara profesional.
Demikian disampaikan Bupati Aceh Utara, Ilyas A.Hamid, yang diwakili oleh Sekdakab Ir. Syahbuddin Usman, M.Si, saat memberikan sambutan pada acara wisuda 390 mahasiswa Akademi Kesehatan, Aceh Utara, Selasa (27/10).
Dikatakannya, kondisi itu membuat masyarakat cenderung membandingkan mana pelayanan yang profesional dan mana pelayanan terkesan asal-asalan. “Jadi peningkatan kebutuhan dari masyarakat terhadap pelayanan yang profesional dari hari kehari terus meningkat, sehingga sangat wajar saja jika ada diantara masyarakat mampu dari segi ekonominya akan mencari pelayanan kesehatan yang profesional baik didalam maupun keluar negeri,”ucap Sekdakab Aceh Utara.
Sebut dia, dewasa ini telah kita lihat bersama berbagai macam kemajuan pelayanan dibidang kesehatan yang begitu canggih dari segi alat maupun keterampilan. Namun, jika dilihat kemajuan dinegara tetangga kita seperti Malasyia, ingin rasanya kita segera membenahi berbagai macam permasalahan disektor kesehatan tersebut. “Kita juga perlu menyadari masih banyak persoalan lain yang juga membutuhkan perhatian luas dari pemerintah,”ujarnya.
Selain itu, ungkap Syahbuddin Usman, bagi para wisudawan jangan hanya menunggu peluang menjadi PNS, karena hanya sebagian kecil yang dapat tertampung pada setiap kesempatan. “Jadi carilah peluang pada sektor-sektor swasta, apalagi sekarang banyak penerimaan tenaga kesehatan oleh berbagai negara lain seperti Arab Saudi, Kuwait, Belanda dan negara lainnya,”pinta Syahbuddin, seraya menambahkan, didalam negeri juga banyak LSM Asing yang memerlukan tenaga kesehatan, maka persiapkan diri untuk mendapatkan peluang tersebut,”harapnya. (arm)
Demikian disampaikan Bupati Aceh Utara, Ilyas A.Hamid, yang diwakili oleh Sekdakab Ir. Syahbuddin Usman, M.Si, saat memberikan sambutan pada acara wisuda 390 mahasiswa Akademi Kesehatan, Aceh Utara, Selasa (27/10).
Dikatakannya, kondisi itu membuat masyarakat cenderung membandingkan mana pelayanan yang profesional dan mana pelayanan terkesan asal-asalan. “Jadi peningkatan kebutuhan dari masyarakat terhadap pelayanan yang profesional dari hari kehari terus meningkat, sehingga sangat wajar saja jika ada diantara masyarakat mampu dari segi ekonominya akan mencari pelayanan kesehatan yang profesional baik didalam maupun keluar negeri,”ucap Sekdakab Aceh Utara.
Sebut dia, dewasa ini telah kita lihat bersama berbagai macam kemajuan pelayanan dibidang kesehatan yang begitu canggih dari segi alat maupun keterampilan. Namun, jika dilihat kemajuan dinegara tetangga kita seperti Malasyia, ingin rasanya kita segera membenahi berbagai macam permasalahan disektor kesehatan tersebut. “Kita juga perlu menyadari masih banyak persoalan lain yang juga membutuhkan perhatian luas dari pemerintah,”ujarnya.
Selain itu, ungkap Syahbuddin Usman, bagi para wisudawan jangan hanya menunggu peluang menjadi PNS, karena hanya sebagian kecil yang dapat tertampung pada setiap kesempatan. “Jadi carilah peluang pada sektor-sektor swasta, apalagi sekarang banyak penerimaan tenaga kesehatan oleh berbagai negara lain seperti Arab Saudi, Kuwait, Belanda dan negara lainnya,”pinta Syahbuddin, seraya menambahkan, didalam negeri juga banyak LSM Asing yang memerlukan tenaga kesehatan, maka persiapkan diri untuk mendapatkan peluang tersebut,”harapnya. (arm)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar