22 November, 2009

Bersama Rafly Sayang Samudera Pasai, Melestarikan Warisa Budaya Dan Menjaga Keutuhan Bangsa


Milad (PWA) Ke- II

Sekitar 1.500 penonton dan undangan tumpah ruah pada acara Milad Persatuan Wartawan Aceh (PWA) Ke-II, di gedung ACC Unimal, Untuenkot, Lhokseumawe, Selasa (17/11) malam. Apalagi acara tersebut, dimeriahkan dengan penampilan Rafly yang melantukan lagu-lagu kesayanganya. Begitu juga bang Joni, Haji Umar dan Mando dari Group Eumpang Breuh, ikut naik diatas pentas menghibur para undangan dan penonton.

LAPORAN- ARMIADI

PADA malam puncak Milad PWA tersebut, tentunya menjadi malam paling bersejarah bagi kita semua. Dimana, malam itu merupakan perayaan hari jadinya Persatuan Wartawan Aceh Ke-II, atau lebih dikenal dengan sebutan PWA. Dengan Tema: “Sayang Samudera Pasai, Melestarikan Warisan Budaya, Menjaga Keutuhan Bangsa”.

Ketua Umum DPP PWA Ibrahim Achmad, dalam sambutannya mengatakan tema tersebut muncul atas ide dan motivasi teman-teman dalam kepanitiaan Milad PWA ke-II, bahwa sejarah yang kita miliki itu tidak boleh lenyap dan terabaikan begitu saja. Bahkan sejarah itu merupakan warisan bangsa, aset bangsa, sehingga menjadi tanggung jawab kita semua untuk melestarikannya.

“Mudah-mudahan melalui kegiatan malam ini, dapat mengetuk pintu hati kita semua untuk secara tulus dan ikhlas peduli terhadap Samudera Pasai. Kami juga menyarankan agar Pemerintah Daerah baik Provinsi Aceh maupun Kabupaten Aceh Utara supaya dalam APBD tahun 2010 dapat mengalokasikan dana program penelitian sejarah Samudera Pasai hingga menerbitkan sebuah buku sejarah tersebut,”ucap Ibrahim Achmad.

Sebut dia, jika ada program pemerintah untuk pelestarian kawasan sejarah Samudra Pasai harus secara berkelanjutan. Artinya, jangan hanya makam Sultan Malikussaleh dan Ratu Nahrisyah saja yang dipugar dengan baik. Namun, masih banyak makam para sultan, pemuka kerajaan dan pemuka agama di kawasan Samudra Pasai yang saat ini terabaikan, juga perlu dipugar secara layak. “Karena semua itu merupakan aset bangsa dan pada batu nisan makam itu ada sumber informasi penting tentang sejarah Samudera Pasai,”cetusnya.

Sementara itu, Bupati Aceh Utara, Ilyas A.Hamid, dalam sambutannya mengatakan, dirinya sangat menyambut baik dengan kegiatan yang dilaksanakan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Wartawan Aceh (PWA). Apalagi, kegiatan tersebut tentang sejarah kerajaan Samudera Pasai, yang menampilkan foto-foto makam dan lainnya.

Ketua Panitia Pelaksana, Rahmad YD,menjelaskan, Milad PWA Ke- II juga melaksanakan penggalangan dana melalui pelelangan foto-foto tentang Samudera Pasai. “Hasil penggalangan dana tersebut, kita diserahkan kepada Forum Mahasiswa Pecinta Sejarah Islam Aceh, (Formasi-A) Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara, yang saat ini sedang menggalakkan pelestarian peninggalan sejarah Islam Samudera Pasai,”imbuhnya. Sebut dia, kegiatan ini terlaksana atas kerjasama dengan Lembaga Penelitian Sejarah Islam ( LePSI) Lhokseumawe dan para pihak donator lainnya, seperti BPD Aceh Cabang Lhokseumawe. (*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar