ACEH UTARA- Wakil Bupati Aceh Utara, Syarifuddin, SE, menegaskan, anggaran untuk pelaksanaan The 3rd North Aceh Expo 2009, di Pelabuhan Umum Krueng Geukueh, Aceh Utara, selama 21 hari hanya Rp 740 juta. Akibat terjadinya perubahan teknis sehingga anggaran yang dapat digunakan berkisar Rp 350 juta, untuk melaksanakan kegiatan Expo tersebut selama 5 hari. “Tapi saya selaku Wakil Bupati Aceh Utara, mengambil suatu kebijakan untuk melangsungkan North Aceh Expo ke- III tahun 2009 selama 21 hari, dengan anggaran yang ada,”tegas Wakil Bupati Syarifuddin, kepada Rakyat Aceh, Kamis (3/12).
Dia mengatakan, tujuan kegiatan tersebut agar masyarakat mempunyai kesempatan yang lebih lama untuk dapat berdagang dilokasi Expo sehingga perekonomian juga akan meningkat.
Tidak hanya itu, sebut Syarifuddin, melalui North Aceh Expo juga dimaksudkan dalam rangka membangun jaringan bisnis dan memperluas pangsa pasar baik dalam maupun luar negeri. Bahkan, sekaligus diharapkan sebagai ajang promosi bagi produk unggulan daerah di bidang kebudayaan, pariwisata, pertanian, perkebunan, kehutanan, peternakan, pertambangan, industri serta peluang investasi lainnya.
“Saya sangat termotivasi untuk terus melaksanakan kegiatan Expo ini, apalagi semua komunitas di Aceh Utara dan sekitarnya sangat mendukung acara tersebut berlangsung di pelabuhan umum Krueng Geukueh,”imbuhnya.
Lanjut Syarifuddin, terkait adanya pernyataan pihak tertentu yang menyatakan anggaran North Aceh Expo 2009, mencapai Rp 3 miliar lebih, itu tidak benar dan hanya provokasi saja. “Saya tegaskan itu informasi bohong dan saya pikir pihak tentu gampang-gampang saja menyampaikan informasi tanpa memiliki data yang akurat. Sehingga kami harapkan, masyarakat jangan mudah terprovokasi dengan informasi yang tidak jelas kebenarannya,”pinta Syarifuddin.
Selain itu, Wakil Bupati Aceh Utara, juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama bergabung dengan Pemkab dalam membangun Aceh Utara kedepan. Tentunya, semua pihak jangan saling tuding menuding, dan marilah kita buka mata untuk melihat kenyataan yang ada serta tidak mudah terprovokasi.
“Untuk tujuan kita laksanakan Expo ke-III dipelabuhan umum, karena kita ingin mempromosikan pelabuhan tersebut, sebagai jalur ekspor-impor. Apalagi selama ini pihak-pihak yang berkepentingan selalu menanyakan tentang fasilitas dan keamanan di pelabuhan,”ungkapnya.
Masih dikatakan Wakil Bupati, menyangkut adanya himbauan pihak tertentu untuk tidak melibatkan ulama dalam kepantiaan North Aceh Expo 2009, lagi-lagi terangkan justru dengan kegiatan tersebut, untuk mempersatukan kembali dan meningkatkan hubungan antara ulama dengan umarah (pemimpin). (arm)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar