17 Desember, 2009

Kuala TPI Blang Nalueng Mameh Dangkal

“Kadis KPP: 2010 Diusulkan Dana Pengurukan”
MUARA SATU- Kuala Tempat Pendaratan Ikan (TPI) di Gampong Blang Nalueng Mameh, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumwe, mengalami pendangkalan. Akibatnya, boat-boat nelayan milik masyarakat setempat tidak dapat mendarat ke TPI ketika air laut surut.

Padahal, TPI tersebut telah dibangun sejak dua tahun lalu, tetapi hingga saat ini belum difungsikan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe. Sejumlah nelayan di Kecamatan Muara Satu, berharap pemerintah kota dapat segera melakukan pengurukan kuala TPI dimaksud.

“Jadi selama ini, walaupun TPI tersebut belum difungsikan namun para nelayan yang mencapai 100 orang, menggunakan sebagai tempat peristirahatan. Dan ketika air laut pasang, boat-boat nelayan baru dapat mendarat,”ucap Ibrahim (52) bersama Ismail (45) warga Gampong Blang Nalueng Mameh, kepada Rakyat Aceh, kemarin.

Kata dia, Pemko Lhokseumawe sudah saatnya untuk mencari solusi dan jalan keluar terhadap pengurukan kuala TPI dengan menggunakan alat berat. “Memang saat ini, kami mendengarkan informasi bahwa kuala itu akan dilakukan pengurukan, namun hingga akhir tahun 2009 belum ada respon yang positif,”imbuhnya.

Sementara itu Ir. Muzakir Idris, Kepala Dinas Kelautan, Perikanan dan Pertanian (DKPP) Kota Lhokseumawe, saat dikonfirmasi Rakyat Aceh, melalui telepon selulernya, Selasa (15/12), mengatakan, terkait kuala TPI Blang Nalueng Mameh, mengalami pendangkalan pihaknya akan mencari solusi.

“Tentunya, kita akan mencoba usulkan anggaran dalam APBK 2010 mendatang, untuk biaya pengurukan dengan alat berat sehingga boat-boat nelayan dapat mendarat di TPI tersebut setelah kita fungsikan nantinya,”ujar Muzakir Idris. Untuk itu, dia juga berharap kepada para nelayan di Kecamatan Muara Satu, agar dapat bersabar menunggu proses pengurukan kuala TPI Blang Nalueng Mameh. (arm)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar