LHOKSEUMAWE- Sekitar seribu lebih Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) di Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara, tidak mengikuti ujian testing yang berlangsung secara serentak Minggu (6/12).
Di Lhokseumawe, diperkirakan sekitar 400 CPNSD tidak mengikuti ujian tanpa alasan yang pasti. Begitu juga di Kabupaten Aceh Utara, diperkirakan 766 orang tidak mengikuti ujian testing. Namun, terhadap kejelasan data bagi CPNSD yang tidak ikut ujian tersebut, hingga kini sedang dilakukan rekap oleh pihak panitia pelaksana, baik di Kota Lhokseumawe maupun di Aceh Utara.
Tidak itu, hanya berdasarkan pantauan wartawan koran ini, bersama Drs. Arifin Abdullah Asisten III Setdako Lhokseumawe, yang mewakili Walikota Munir Usman dan Kabag Kepegawaian Setdako Drs. Badruddin Ishak di SMAN 1, SMA Muhammadiyah dan SMK N 3 Lhokseumawe, ada ruang kelas yang tidak penuh peserta.
Dalam satu ruang kelas, jumlah peserta hanya 20 orang. Namun, yang tidak hadir dalam satu kelas itu adalah antara satu orang sampai dengan 10 orang. Pun demikian, ada juga beberapa lokal yang hadir semua peserta CPNSD formasi 2009. Kondisi itu, seperti yang terjadi di SMA Muhammadiyah ada satu ruang hanya dihadiri oleh 10 orang peserta dan sisanya tidak hadir.
Berdasarkan data, jumlah pelamar CPNSD di Kota Lhokseumawe, mencapai 2.915 orang. Dengan lokasi ujian menggunakan 148 lokal yang tersebar di 13 sekolah sebagai lokasi testing. Yakni, di SMAN 1, SMKN 3, SMA Muhammiyah, SMP Muhammadiyah, SD Muhammiyah, SMPN 1, SMPN 5, MTSN, SDN 1, SDN 2, SDN 3, SDN 4 dan SD Negeri 6.
“Jadi terkait dengan jumlah pelamar yang ikut ujian, nanti malam akan kita lakukan rekap terlebih dahulu dan kalau diperkirakan lebih kurang ada sekitar 400 orang tidak ikut ujian testing,”ucap Kepala Bagian Kepegawaian Setdako Lhokseumawe, Drs. Badruddin Ishak, kepada Rakyat Aceh, kemarin.
Sebut dia, secara umum pelaksanaan ujian berjalan dengan lancar dan aman tanpa adanya kendala yang berarti dilapangan. Begitu juga, para CPNSD juga hadir tepat pada waktunya.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Aceh Utara, Drs. Jamali Sulaiman, mengatakan, terkait jumlah peserta yang tidak ikut ujian testing, belum berani menyebutkannya, mungkin saja lebih dari 766 orang atau kurang.
“Jelasnya, kami akan melakukan rekap terlebih dahulu terhadap peserta tidak hadir dan peserta yang hadir untuk ikut ujian testing,”ucap Jamali Sulaiman. Masih dikatakan Jamali, jumlah yang tidak hadir ujian sedang didata absen hadir karena lokasi kita 32 sekolah di Kota Lhokseumawe dengan total 383 lokal. Sedangkan jumlah pendaftar CPNSD mencapai 7.660 orang dan sekitar 126 pelamar sampai akhir pendaftaran, tidak mengambil nomor ujian. Sehingga total yang mengambil nomor ujian 7.534 orang.
Selain itu, lanjut dia, dalam pelaksanaan ujian testing tersebut juga dilakukan pemantauan oleh Sekdakab Aceh Utara, Ir. Syahbuddin Usman, M.Si, Asisten III Setdakab Abubakar, Ketua komisi A DPRK Aceh Utara bersama anggotanya. (arm)
Di Lhokseumawe, diperkirakan sekitar 400 CPNSD tidak mengikuti ujian tanpa alasan yang pasti. Begitu juga di Kabupaten Aceh Utara, diperkirakan 766 orang tidak mengikuti ujian testing. Namun, terhadap kejelasan data bagi CPNSD yang tidak ikut ujian tersebut, hingga kini sedang dilakukan rekap oleh pihak panitia pelaksana, baik di Kota Lhokseumawe maupun di Aceh Utara.
Tidak itu, hanya berdasarkan pantauan wartawan koran ini, bersama Drs. Arifin Abdullah Asisten III Setdako Lhokseumawe, yang mewakili Walikota Munir Usman dan Kabag Kepegawaian Setdako Drs. Badruddin Ishak di SMAN 1, SMA Muhammadiyah dan SMK N 3 Lhokseumawe, ada ruang kelas yang tidak penuh peserta.
Dalam satu ruang kelas, jumlah peserta hanya 20 orang. Namun, yang tidak hadir dalam satu kelas itu adalah antara satu orang sampai dengan 10 orang. Pun demikian, ada juga beberapa lokal yang hadir semua peserta CPNSD formasi 2009. Kondisi itu, seperti yang terjadi di SMA Muhammadiyah ada satu ruang hanya dihadiri oleh 10 orang peserta dan sisanya tidak hadir.
Berdasarkan data, jumlah pelamar CPNSD di Kota Lhokseumawe, mencapai 2.915 orang. Dengan lokasi ujian menggunakan 148 lokal yang tersebar di 13 sekolah sebagai lokasi testing. Yakni, di SMAN 1, SMKN 3, SMA Muhammiyah, SMP Muhammadiyah, SD Muhammiyah, SMPN 1, SMPN 5, MTSN, SDN 1, SDN 2, SDN 3, SDN 4 dan SD Negeri 6.
“Jadi terkait dengan jumlah pelamar yang ikut ujian, nanti malam akan kita lakukan rekap terlebih dahulu dan kalau diperkirakan lebih kurang ada sekitar 400 orang tidak ikut ujian testing,”ucap Kepala Bagian Kepegawaian Setdako Lhokseumawe, Drs. Badruddin Ishak, kepada Rakyat Aceh, kemarin.
Sebut dia, secara umum pelaksanaan ujian berjalan dengan lancar dan aman tanpa adanya kendala yang berarti dilapangan. Begitu juga, para CPNSD juga hadir tepat pada waktunya.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Aceh Utara, Drs. Jamali Sulaiman, mengatakan, terkait jumlah peserta yang tidak ikut ujian testing, belum berani menyebutkannya, mungkin saja lebih dari 766 orang atau kurang.
“Jelasnya, kami akan melakukan rekap terlebih dahulu terhadap peserta tidak hadir dan peserta yang hadir untuk ikut ujian testing,”ucap Jamali Sulaiman. Masih dikatakan Jamali, jumlah yang tidak hadir ujian sedang didata absen hadir karena lokasi kita 32 sekolah di Kota Lhokseumawe dengan total 383 lokal. Sedangkan jumlah pendaftar CPNSD mencapai 7.660 orang dan sekitar 126 pelamar sampai akhir pendaftaran, tidak mengambil nomor ujian. Sehingga total yang mengambil nomor ujian 7.534 orang.
Selain itu, lanjut dia, dalam pelaksanaan ujian testing tersebut juga dilakukan pemantauan oleh Sekdakab Aceh Utara, Ir. Syahbuddin Usman, M.Si, Asisten III Setdakab Abubakar, Ketua komisi A DPRK Aceh Utara bersama anggotanya. (arm)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar