Dimana, nyamuk Aedes Agepty terus berkembang biak diselogakan dan tempat penampungan air serta barang-barang bekas. Ditambah lagi, masih kurangnya kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan, sehingga akan memudahkan nyamuk menyerah masyarakat.
Seperti halnya yang kini dirasakan oleh Rahmiwati (21) warga Gampong Teungoh, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, masih menjalani perawatan medis di RS PMI Aceh Utara. Dia sudah lima hari lalu dirawat karena menderita penyakit DBD bersama beberapa warga lainnya yang juga terserang gigitan nyamuk Aedes Agepty.
“Awalnya, badan saya merasa demam dan panas dirumah sehingga langsung berobat ke Puskesmas Sawang. Setelah itu dari Puskesmas mengeluarkan surat rujukan ke RS PMI Aceh Utara, untuk dirawat inap,”ucap Rahmiwati salah seorang korban DBD asal Gampong Teungoh, Sawang, saat ditemui Rakyat Aceh, Kamis (30/9).
Kata dia, kondisi kesehatanya sudah mulai membaik jika dibandingkan beberapa hari lalu saat pertama kali dirawat ke Rumah Sakit PMI Cabang Aceh Utara. Ketika itu, tidak hanya dirinya menderita DBD, juga Maidaton (18) warga Rambong Payong, Kecamatan Sawang, Aceh Utara. Namun, sebut dia, Maidaton sudah sembuh dan telah dibawa pulang dari RS PMI ke rumahnya di Kecamatan Sawang.
Dia juga mengakui, baru pertama kali menderita penyakit DBD dan terpaksa harus dirawat inap di Rumah Sakit Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Aceh Utara, di Kota Lhokseumawe.
Sementara itu, Direktur RS PMI Cabang Aceh Utara, Ridwan Ibrahim, saat dikonfirmasi Rakyat Aceh, kemarin, juga membenarkan dalam sebulan terakhir ini, belasan warga Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe, terserang DBD.
“Umumnya kondisi kesehatan pasien sudah mulai membaik sehingga diizinkan pulang oleh pihak keluarga kerumahnya, hanya saja pasien Rahmiwati yang masih dirawat,”ucap Ridwan Ibrahim. Sebut dia, dalam tiga hari kedepat pasien DBD Rahmiwati sudah dapat dibawa pulang, jika kondisi kesehatannya terus membaik.
Selain itu, Ridwan meminta masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungannya masing-masing, sehingga terhindar dari penyakit DBD. Apalagi, saat ini memasuki musim DBD sehingga masyarakat sangat mudah terjangkit DBD. (arm)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar