10 Juni, 2009

Aksi Protes Mahasiswa Bakar Ban Di Fakultas Pertanian

“Tuntutan Belum Di Penuhi”

REULEUT- Hingga kemarin, tuntutan ratusan mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh (Unimal) Reuleut, Aceh Utara, belum dipenuhi oleh dekan fakultas setempat. Akibatnya, kalangan mahasiswa itu terpaksa melakukan aksi mogok kuliah selama batas waktu belum ditentukan.

Bahkan, Rabu (10/6) pagi kemarin, mahasiswa Fakultas Pertanian ini juga kembali melakukan aksi damai dengan membakar tiga buah ban mobil di depan Fakultas Pertanian, sebagai bentuk aksi protes tuntutan mereka belum di kabulkan.

Namun, anehnya pimpinan Fakultas Pertanian, dalam hal ini Dekan Fakultas Pertanian, Khusrizal MP, tidak menanggapi aksi yang digelar oleh mahasiswa tersebut. Meskipun, ada beberapa mahasiswa yang sempat meneteskan air matanya, karena merasa sedih nasib mereka ditelantarkan.

“Tolong pak dekan turun kesini untuk menyelesaikan masalah yang terjadi selama ini. Jangan mahasiswa dikorbankan atas konflik internal antara dekan dengan dosen. Kami sudah jauh-jauh pergi kuliah tapi tidak bisa belajar dan kami merasa rugi saat mau kuliah tapi tidak ada dosen yang mengajar,”cetus sejumlah mahasiswa dalam aksi tersebut, sambil meneteskan air mata. Kata mereka, permasalahan yang terjadi itu tentunya dapat diselesaikan secara damai antara dekan dengan dosen serta tidak perlu berlarut-larut seperti ini.

Ungkap mahasiswa, apakah dekan belum punya hati nurani melihat kesedihan yang dialami oleh ratusan mahasiswa Fakultas Pertanian, akibat tidak bisa mengikuti mata kuliah seperti hari-hari biasa, pasca dosen mogok.

Zulkarnain, salah seorang mahasiswa menyebutkan, aksi ini dipicu pasca dosen melakukan mosi tak percaya kepada dekan sehingga membuat dosen juga mogok mengajar selama tiga pekan terakhir ini. “Dari dari mahasiswa telah mencoba untuk menfasilitasi konflik itu. Tapi tidak ada jalan keluarnya bahkan kita juga sudah melakukan audiensi tertutup dengan Dekan Fakultas Pertanian, Khusrizal MP, Minggu lalu. Itupun tidak membuahkan hasil,”ucapnya. Lanjut dia, yang membingungkan mahasiswa saat ini adalah, kenapa dekan Fakultas Pertanian tidak mempunyai etikat baik untuk menyelesaikan konflik internal dengan para dosen. (arm)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar