10 Juni, 2009

Kecam Aliran Listrik Belum Berfungsi di Jamuan

ACEH UTARA- Direktur Eksekutif LSM Reuncong Aceh, Zainal Abidin Badar, SH, M.Hum, mengatakan, pihaknya mengecam Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara, dan PLN Cabang Lhokseumawe. Pasalnya, selama konflik Aceh dan pasca damai RI-GAM, di Dusun Tgk Didama, Gampong Jamuan, Kecamatan Banda Baro, Aceh Utara, belum mendapatkan aliran listrik dari Perusahaan Listrik Negara.

Dimana saat berkecamuknya konflik Aceh, kabel dan tiang listrik yang pernah ada di dusun tersebut telah dirusak serta dicuri oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Padahal, di rumah-rumah mereka masih terpasang meteran listrik. Akibatnya, warga setempat terpaksa hidup dalam kegelapan pada malam hari tanpa adanya penerangan listrik.

“Kita sangat menyayangkan dengan belum adanya kebijakan dari Pemkab dan PLN, untuk memberikan perhatian khusus bagi masyarakat di Dusun Tgk Didama. Padahal, Negara Republik Indoensia sudah merdeka selama 63 tahun. Tapi Gampong Jamuan yang notabenenya Gampong Binaan KKA, sampai sekarang belum ada penerangan listrik,”ucap Zainal yang akrab disapa Jimbron. Sebut dia, Pemkab Aceh Utara, wajib melakukan upaya-upaya antisipasi supaya aliran listrik masuk ke Dusun Tgk Didama, sehingga anak-anak mereka bisa mengaji dan belajar di malam hari tanpa mengalami kendala.

Sementara itu, seperti diberitakan sebelumnya, persoalan ini sudah berlangsung lama dan belum ada respon yang positif baik dari Ranting PLN Krueng Geukeuh, PT PLN Cabang Lhokseumawe, maupun Pemerintah Kabupaten Aceh Utara.

Demikian disampaikan Camat Banda Baro, Saiful Basri, kepada Rakyat Aceh, melalui telepon selelurnya, Minggu (7/6). Saiful mengatakan, terkait masalah listrik tersebut sudah berulang kali disampaikan kepada PLN dan Pemkab setempat. Namun, sampai saat ini belum ada tanda-tanda akan dilakukan perbaikan jaringan listrik yang putus tersebut.

“Kita merasa kewalahan untuk memperjuangkan nasib kehidupan masyarakat, agar rumah-rumah mereka diterangi aliran listrik. Padahal sebelumnya, Kepala PLN Ranting Krueng Geukeuh, sudah pernah turun langsung kelokasi guna melihat kondisi kehidupan masyarakat yang belum memiliki aliran listrik,”keluh Camat Banda Baro.

Kata Saiful, pada tahun 2007 lalu sebagian tiang listrik yang masih tinggal disepanjang jalan menuju ke Dusun Tgk. Didama, Gampong Jamuan, sudah dicabut oleh pihak PLN dengan alasan akan dipasang tiang listrik yang baru. Akan tetapi sampai sekarang belum ada tanda-tanda dilapangan untuk dilakukan pemasangan tiang baru.(arm)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar