ACEH UTARA- Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi Aceh Utara, menyatakan siap untuk mengatasi jika terjadi lonjakan penumpang pada saat arus mudik dan arus balik lebaran Idul Fitri mendatang.
“Seperti tahun-tahun sebelumnya, kita selalu siap mengatasinya baik lonjakan penumpang maupun upaya menekan angka kecelakaan lalulintas selama lebaran Idul Fitri,”ucap Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi Aceh Utara, Drs. F Badli, melalui Kabid Darat, Moehd Nasir saat dikonfirmasi Rakyat Aceh, Sabtu (29/8).
Dikatakanya, kebiasaan yang dilakukan pihaknya adalah akan selalu bekerjasama dengan Polres Aceh Utara untuk membentuk pos lebaran diwilayah Timur di Terminal Lhoksukon dan Terminal Pantolabu, Aceh Utara. Sedangkan untuk wilayah Barat tentunya bekerjasama dengan Polresta Lhokseumawe, untuk menempatkan pos di kawasan Krueng Geukeuh, Kecamatan Dewantara.
“Pos tersebut akan kita bentuk H-7 dan H Plus 7 lebaran Idul Fitri. Jadi biasanya apabila terjadi lonjakan penumpang maka kita akan berikan izin trayek kepada angkutan jenis Jumbo, misalnya tujuan dari Aceh Utara ke Banda Aceh atau Aceh Utara ke Medan,”ucapnya, seraya menambahkan, trayek yang diberikan itu hanya berlaku untuk sekali antara jemput penumpang.
Sebut M. Nasir, lonjakan penumpang terjadi jika tidak sanggup lagi ditangani oleh Bus dan mobil penumpang (Mopel) jenis L-300. Namun, pengalaman yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya, pihak pengelolaan Bus dan L-300 sudah mempersiapkan jauh-jauh hari sebelum lebaran terhadap kesedian angkutan penumpang dimaksud.
Selain itu, dia juga memperkirakan arus mudik dan arus balik lebaran akan banyak diantara warga menggunakan sepeda motor dan becak mesin untuk berpergian. Apalagi saat ini jumlah sepeda motor terus meningkat dari tahun-tahun, hal itu disebabkan untuk membeli sepeda motor cukup dengan DP Rp 300 ribu hingga Rp 1 juta.
Pun demikian, pihaknya meminta kepada pengemudi sepeda motor dan becak mesin untuk selalu berhati-hati dijalan raya saat lebaran Idul Fitri serta tidak ogal-ogalan dijalan raya. Begitu juga pada mobil penumpang seperti Bus dan L-300 jangan mengebut dijalan karena keselamatan penumpang ada ditangan sopir. (arm)
“Seperti tahun-tahun sebelumnya, kita selalu siap mengatasinya baik lonjakan penumpang maupun upaya menekan angka kecelakaan lalulintas selama lebaran Idul Fitri,”ucap Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi Aceh Utara, Drs. F Badli, melalui Kabid Darat, Moehd Nasir saat dikonfirmasi Rakyat Aceh, Sabtu (29/8).
Dikatakanya, kebiasaan yang dilakukan pihaknya adalah akan selalu bekerjasama dengan Polres Aceh Utara untuk membentuk pos lebaran diwilayah Timur di Terminal Lhoksukon dan Terminal Pantolabu, Aceh Utara. Sedangkan untuk wilayah Barat tentunya bekerjasama dengan Polresta Lhokseumawe, untuk menempatkan pos di kawasan Krueng Geukeuh, Kecamatan Dewantara.
“Pos tersebut akan kita bentuk H-7 dan H Plus 7 lebaran Idul Fitri. Jadi biasanya apabila terjadi lonjakan penumpang maka kita akan berikan izin trayek kepada angkutan jenis Jumbo, misalnya tujuan dari Aceh Utara ke Banda Aceh atau Aceh Utara ke Medan,”ucapnya, seraya menambahkan, trayek yang diberikan itu hanya berlaku untuk sekali antara jemput penumpang.
Sebut M. Nasir, lonjakan penumpang terjadi jika tidak sanggup lagi ditangani oleh Bus dan mobil penumpang (Mopel) jenis L-300. Namun, pengalaman yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya, pihak pengelolaan Bus dan L-300 sudah mempersiapkan jauh-jauh hari sebelum lebaran terhadap kesedian angkutan penumpang dimaksud.
Selain itu, dia juga memperkirakan arus mudik dan arus balik lebaran akan banyak diantara warga menggunakan sepeda motor dan becak mesin untuk berpergian. Apalagi saat ini jumlah sepeda motor terus meningkat dari tahun-tahun, hal itu disebabkan untuk membeli sepeda motor cukup dengan DP Rp 300 ribu hingga Rp 1 juta.
Pun demikian, pihaknya meminta kepada pengemudi sepeda motor dan becak mesin untuk selalu berhati-hati dijalan raya saat lebaran Idul Fitri serta tidak ogal-ogalan dijalan raya. Begitu juga pada mobil penumpang seperti Bus dan L-300 jangan mengebut dijalan karena keselamatan penumpang ada ditangan sopir. (arm)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar