LHOKSEUMAWE- Bulog Sub Divre Lhokseumawe, memperkirakan selama bulan Ramadhan tahun ini, harga jual beras di tingkat pasar kepada konsumen masih dalam keadaan stabil.Bahkan, tidak mengalami loncakan harga beras yang berarti dikalangan masyarakat menengah kebawah. Baik itu di Kota Lhokseumawe, Aceh Utara maupun di Kabupaten Bireuen. Apalagi, pihak Bulog Sub Divre Lhokseumawe, selalu menyalurkan beras miskin (raskin) pada setiap bulan untuk dua kabupaten dan satu kota di Provinsi Aceh.
Kepala Bulog Sub Divre Lhokseumawe, H. Iskandar Saman, SE, saat dikonfirmasi Rakyat Aceh, Rabu (26/8), mengatakan, untuk Kota Lhokseumawe pada setiap bulan disalurkan 199.035 Kg raskin, Aceh Utara 1.186.500 Kg raskin dan Kabupaten Bireuen 642.180 Kg beras miskin. “Jadi secara total setiap bulan yang harus kita disalurkan raskin kepada masyarakat ditiga wilayah tersebut mencapai 2.027.715 Kg. Dan untuk setiap satu kilogram beras miskin hanya boleh diperjual belikan seharga Rp 1.600,”ucap H. Iskandar Saman.
Sebut dia, stabilnya harga jual beras jenis medium dipasaran, disebabkan para petani di beberapa kecamatan di Aceh Utara sedang melakukan panen raya gabah. Seperti di Kecamatan Tanah Pasir, Tanah Luas, Meurah Mulia, Seunuddon, Lhoksukon, Matang Kuli, dan kecamatan lainnya. Hasil panen gabah tersebut, sambung Iskandar, langsung dibeli oleh pihaknya dari 19 mitra kerja yang selama ini sudah menjalin hubungan kerjasama. Dengan harga beli beras perkilogram sesuai dengan ketentuan pemerintah dari mitra kerja itu senilai Rp 4.900.
“Alhamdulillah, sampai saat ini kita sudah berhasil membeli beras para petani tersebut dan sudah kita gudangkan mencapai 12.500.000 ton. Sehingga kita berada pada level yang lebih aman terhadap stok beras dan mencukupi untuk masa lima hingga enam bulan ke depan,”pintanya. Selain itu, lanjut dia, hingga kemarin harga beras di pasaran menurut standar Bulog hanya berkisar Rp5.200 hingga Rp5.300/kilogram. Sedangkan beras kelas super mencapai Rp5.200 hingga Rp5.700 per kilogram. (arm)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar