“Sambut Hardikda”
ACEH UTARA- Ribuan PNS dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara, mengikuti upacara peringatan Hari Pendidikan Daerah (Hardikda), Rabu 2 September, di halaman kantor bupati setempat. Sementara Wakil Bupati Aceh Utara, Syarifuddin, SE, bertindak sebagai pembina upacara dalam peringatan tersebut.
Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Syarifuddin, mengatakan, selama ini pihaknya sudah bertekad untuk memperbaiki sektor pendidikan kearah yang lebih baik kedepan. Bahkan, itu merupakan salah satu faktor yang menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara, masa lima tahun.
“Jadi seiring dengan itu, tema Hari Pendidikan Daerah tahun ini adalah, keberhasilan suatu daerah, suatu negara tidak terlepas dari keberhasilan kemajuan pendidikannya,”ucap Syarifuddin, SE, seraya menambahkan, kemiskinan sebagaimana kita ketahui bersama, akrab sekali dengan kebodohan. Maka dua hal ini merupakan sahabat karib. Tentunya, lanjut Syarifuddin, untuk menuntaskan kemiskinan tidak bisa dipisahkan dari penuntasan kewajiban belajar para peserta didik.
“Banyak contoh dibelahan dunia yang bisa kita lihat, negera-negara yang lebih dahulu maju, disebabkan karena kemajuan pendidikannya, seperti Jepang. Karena kemajuan SDMnya yang hebat dimiliki oleh mereka demi kemajuan pendidikannya,”ujar Wakil Bupati Aceh Utara ini.
Dia menyebutkan, pihaknya akan terus berupaya untuk melakukan perbaikan dibidang pendidikan dengan sungguh-sungguh, baik pendidikan umum maupun pendidikan agama. Dan ini harus terus sering sejalan, karena kita mengharapkan generasi kita kedepan adalah generasi intelektual yang kuat akidah islamiahnya.
“Kami tidak menginginkan intelektual yang sekuler, sekali lagi saya tegaskan, kita butuh intelektual yang ulama atau ulama yang intelektual. Artinya, kita harus mendidik putra-putri kita ilmu pengetahuan agama dan ilmu pengetahuan umum secara berimbang dan sejalan,”imbuhnya.
Selain itu, Syarifuddin, berharap penanggung jawab pada Dinas Pendidikan terhadap program-program yang telah dijalankan segera dievaluasi. Misalnya, membaca Al-Qur’an setiap pagi, IMTAQ, pendidikan bahasa inggris, matematika yang merupakan kreatifitas lokal ditingkat SD. Bahkan, penerapan TIK di sekolah-sekolah setelah dievaluasi kita tahu dimana kelemahan-kelemahan dapat diperbaiki untuk meningkatkan pendidikan di Aceh Utara yang kita cintai ini. (arm)
‘
03 September, 2009
Pendidikan Harus Diperbaiki
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar