LHOKSEUMAWE- Walikota Lhokseumawe, Munir Usman, menegaskan, bagi para PNS dan CPNSD 2009 dalam melaksanakan tugasnya harus dapat menghidari serta terbebas dari kasus korupsi kolusi nopetisme (KKN).
“Kalian semua adalah abdi negara dan pelayan masyarakat. Tentunya jangan pernah terlibat dalam kasus KKN, untuk memperkaya diri sendiri, kelompok dan golongan,”ucap Walikota Munir Usman, saat memberikan pengarahan pada acara Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan 39 CPNSD golongan III tahun 2009 dilingkungan Pemko Lhokseumawe, di Aula Wisma Kuta Karang Lama, Selasa (1/9).
Kata Munir Usman, kebiasaan KKN itu terjadi karena ada nekoko antara satu pihak dengan pihak lainnya. Padahal, perbuatan tersebut sudah melanggar dalam Agama Islam dan negara. Untuk menghindari daripada KKN tersebut, sambung Walikota, bagi pegawai negeri sipil harus selalu menanamkan dalam diri sendiri yakni berbudaya, etika dan beragama.
Sebut dia, jika tiga sifat itu sudah ada maka akan terbebas dari tindakan penyimpangan dan penyelewengan ditempat bekerja masing-masing di Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe. “Paling tidak, kita dapat menciptakan rasa aman, damai, adem, adil dan demokrasi dalam melaksanakan tugas sebagai abdi negara untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,”imbuhnya.
Sementara itu, kegiatan prajabatan golongan III tersebut tahun 2009 akan berlangsung selama 21 hari yang dimulai sejak Senin 31 Agustus lalu. Dan bagi peserta menginap di wisma Kuta Karang Lama, Lancang Garam, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe. (arm)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar