LHOKSEUMAWE- Hingga bulan September 2009, jalan Listrik Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, belum dilakukan perbaikan atau pembangunan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Lhokseumawe. Padahal, jalan tersebut sudah mengalami rusak parah selama dua tahun terakhir ini.Untuk itu sejumlah warga asal Kecamatan Banda Sakti, mendesak Pemko Lhokseumawe melalui Dinas PU, segera dilakukan perbaikan badan jalan dimaksud. Pasalnya, jalan itu merupakan jalur transportasi masyarakat untuk berbelanja ke pasar inpres Lhokseumawe.
Informasi yang diterima wartawan koran ini, proses tender proyek pembangunan jalan listrik sudah dilaksanakan belum lama ini oleh dinas terkait. Sementara dananya mencapai Rp 3 miliar lebih bersumber dari APBK Lhokseumawe 2009. Namun, sampai saat ini kenapa belum ada tanda-tanda akan dilakukan pembangunan jalan listrik dengan menggunakan aspal.
Muhammad (45) bersama beberapa warga lainnya, kepada Rakyat Aceh, kemarin, mengatakan, kondisi badan jalan listrik sudah rusak parah dan tidak layak lagi digunakan. Bahkan, banyak dijumpai lubang-lubang besar sehingga membuat pengguna jalan sulit untuk melewatinya. Apalagi, jika diguyur hujan lebat maka badan jalan itu digenangi air hujan ibarat kubangan kerbau.
“Kami hanya rakyat biasa tidak dapat berbuat banyak dan hanya mampu menanti saja dilakukan pembangunan jalan listrik yang berada dipusat Kota Lhokseumawe, yakni Kecamatan Banda Sakti,”ucap Muhammad, seraya menambahkan, mungkin Dinas Pekerjaan Umum sengaja membiarkan kondisi jalan yang berlubang tersebut untuk menunggu jatuhnya korban jiwa bagi pengguna jalan.
Sebut dia, dulu kita sering mendengarkan informasi jalan rusak banyak dijumpai di gampong-gampong pedalaman di Kota Lhokseumawe. Akan tetapi, kini jalan rusak itu berada dalam wilayah pusat Kota Lhokseumawe. (arm)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar