11 Oktober, 2009

Hama Babi dan Tikus Resahkan Warga

SAWANG- Hama babi dan tikus yang menganggu tanaman padi masyarakat di Kecamatan Sawang, Aceh Utara, harus segera diberantas atau diatasi. Pasalnya, selama ini babi dan tikus sering berkeliaran diareal sawah masyarakat.

Iskandar salah seorang tokoh masyarakat Kecamatan Sawang, Aceh Utara, mengatakan, babi tersebut mulai berkeliaran diareal sawah masyarakat pasca damai Aceh. Kondisi itu dapat menganggu aktifitas masyarakat petani di Kecamatan Sawang sangat bercocok tanam.

“Kalau saat konflik Aceh, babi tidak kelihatan ada disawah masyarakat. Mungkin karena takut dengan suara letusan senjata api saat berkecamuk konflik Aceh. Namun, setelah Aceh damai babi sudah berani keluar hutan dan menganggu tanaman padi masyarakat,”ucap Iskandar.

Sebut dia, tidak hanya hama babi yang mengancam warga juga terhadap hama tikus menyerang tanaman padi masyarakat di Kecamatan Sawang. Dengan demikian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara, diminta untuk mencari solusi dan jalan keluar terhadap persoalan hama tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Aceh Utara, Ir. Mursyid AB, saat dikonfirmasi wartawan koran ini, kemarin, menyebutkan, pihaknya akan berupaya mencari solusi untuk mengatasi hama babi dan tikus yang menyerang tanaman padi warga di Kecamatan Sawang.

“Untuk menangani hama babi tentunya, harus dibentukan satu kelompok masyarakat untuk mengejar babi. Kemudian, kita akan membantu areng dan tombak yang diusulkan kepada Pemkab Aceh Utara, supaya dianggaran dalam APBK 2010 mendatang,”pintanya.

Begitu juga, sambung Mursyid terhadap hama tikus, bersama masyarakat akan dilakukan penanganan secara bertahap, supaya tikus tidak lagi menyerang tanaman padi warga di Sawang, Aceh Utara. (arm)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar