“Dana Sumbangan Terkumpul Rp 20.331.200”ACEH UTARA- Sedikitnya, 15 mahasiswa Universitas Malikussaleh (Unimal) Reuleut Aceh Utara, dan tiga mahasiswa Politeknik Negeri Lhokseumawe, bertolak ke Sumatera Barat (Sumbar) membawa bantuan sembako untuk korban gempa bumi.
Sementara bantuan sumbangan dari masyarakat yang terkumpul selama menggalang dana dijalan negara Medan-Banda Aceh, dikawasan Reuleut, Aceh Utara, Cunda Lhokseumawe dan didepan Teminal Bus Lhoksukon, mencapai Rp 20.331.200. Tidak hanya bantuan uang yang diberikan masyarakat, juga bantuan pakaian bekas atau pakaian layak pakai untuk disumbangkan kepada korban gempa bumi di Sumbar.
Mahasiswa Unimal yang berangkat ke Sumatera Barat, pada Sabtu (10/10), dilepas oleh Rektor Unimal Prof. A. Hadi Arifin, didepan kampus Lancang Garam, Lhokseumawe. Pada kesempatan itu, Rektor Prof. A. Hadi Arifin, mengatakan, bagi 15 mahasiswa yang membawa bantuan sembako ke Padang, untuk tidak menjadi beban terhadap korban gempa disana.
“Kedatangan kalian ke Sumbar hanya untuk membantu korban gempa bumi dengan menyalurkan bantuan sembako hasil sumbangan masyarakat. Semoga saudara-saudara kita disana tabah dalam menghadapi cobaan,”ucap A. Hadi Arifin.
Zulfikar Mulieng selaku penanggung jawab Posko Solidaritas Mahasiswa Unimal Untuk Korban Gempa Bumi di Sumbar, kepada Rakyat Aceh, menyebutkan, sumbangan uang masyarakat yang terkumpul tersebut senilai Rp 20.331.200 sudah dibeli kebutuhan sembako.
“Kita antara kesana bukan langsung uang, tapi dana yang terkumpul itu sudah kita beli sembako, seperti beras, sarden, minyak goreng, gula dan bantuan sembako lainnya. Sedangkan bantuan pakaian layak pakai sumbang masyarakat juga kita bawa ke Sumbar,”ucap Zulfikar.
Dikatakannya, biaya operasional untuk mereka berangkat di Sumatera Barat (Sumbar) selama satu pekan, sepenuhnya ditanggung oleh Rektor Unimal Prof. A. Hadi Arifin dan tidak memakai uang sumbangan masyarakat. “Setiba kami disana, setelah menyerahkan bantuan sembako dan pakaian layak pakai, juga akan melakukan silaturrahmi dengan mahasiswa Sumbar, serta masyarakat Aceh yang ditinggal disana,”ujarnya.
Selain itu, Zulfikar juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat penyumbang bantuan melalui pihaknya selama melakukan penggalangan dana di jalan negera Medan-Banda Aceh, kawasan Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe. (arm)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar