“Razia Rutin PNS”LHOKSEUMAWE- Untuk kesekian kalinya petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) dan Wilayatul Hisbah (WH) Kota Lhokseumawe, menggelar razia Pegawai Negeri Sipil (PNS). Hanya saja, Jum’at (23/10) Satpol PP dan WH tidak berhasil menjaring seorang pun PNS yang digelar didepan Taman Riyadhah.
Pantauan wartawan koran ini, sekitar 30 menit dilokasi razia tersebut, petugas tidak berhasil menjaring pewagai negeri sipil (PNS). Hal itu sebabkan, tidak adanya PNS yang menggunakan pakai dinas berkeliaran pada waktu jam kerja.
Kegiatan razia itu juga, membuat perhatian para masyarakat pengguna jalan raya, karena dikira ada razia polisi terhadap kelengkapan surat-surat berkenderaan roda dua dan roda empat. Betapa tidak, para petugas Satpol-PP dan WH berdiri ditengah jalan untuk melihat PNS yang berkeliaran. Namun, razia yang digelar itu tidak membuahkan hasil, seperti razia-razia sebelumnya, berhasil menjaring sejumlah PNS.
Kepala Kantor Satpol-PP dan WH Kota Lhokseumawe, Ridwan Jalil, saat dikonfirmasi Rakyat Aceh, kemarin, juga membenarkan, pihaknya melaksanakan razia PNS di depan Taman Riyadhah. “Tapi saya belum menerima laporan dari petugas, berapa orang PNS yang berhasil ditangkap,”ucap Ridwan.
Sebut dia, razia tersebut merupakan kegiatan rutin pihaknya dalam menertibkan para PNS yang berkeliaran dilingkungan Pemerintahan Kota Lhokseumawe. Bahkan, jika ada PNS terjaring dalam razia selama tiga kali maka akan diambil tindakan tegas dan meminta kepala dinas, tempat PNS itu bekerja untuk mengambilnya.
“Jadi apabila, kepala dinas yang tertangkap saat razia, itu kita minta Walikota Lhokseumawe untuk mengambil atau menjemput kepala dinas bersangkutan,”ungkap Ridwan. Hal itu dilakukan, agar dapat menjadi pelajaran bagi PNS dan kepala dinas lainnya, sehingga tidak berkeliaran pada waktu jam kerja di kantor. (arm)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar