24 Oktober, 2009

Ribuan Hektar Sawah Terancam Gagal Panen

“Tiga Kecamatan Kekeringan”
ACEH UTARA
- Diperkirakan 10 ribu hektar lahan pertanian masyarakat di tiga kecamatan dalam wilayah Kabupaten Aceh Utara, terancam gagal panen. Hal itu sebabkan, areal sawah masyarakat petani mengalami kekeringan, akibat bercocok tanam pada saat pembangunan bendung irigasi.

Informasi yang diterima wartawan koran ini, ketiga kecamatan tersebut, adalah Kecamatan Syamtalira Aron, Tanah Luas dan Kecamatan Nibong. Bahkan, kekeringan itu disebabkan oleh masyakarat petani sendiri yang meminta bercocok tanam ketika pembangunan bendung irigasi.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Aceh Utara, Ir. Mursyid, MP, saat dikonfirmasi Rakyat Aceh, Jum’at (23/10), mengatakan, berdasarkan laporan yang diterima pihaknya, petani setempat meminta sendiri turun kesawah walaupuan tidak ada air. “Sebenarnya, air irigasi ada tapi sedang dilakukan pembangunan bendung dan para petani juga meminta sendiri untuk bercocok tanam kepada Dinas Sumber Daya Air (SDA) Aceh Utara, beberapa waktu lalu,”ucap Mursyid.

Sebut dia, sebelumnya juga sudah ada kesepakatan petani di tiga kecamatan itu dengan Dinas SDA, bahwa tidak akan turun kesawah apabila belum selesai pembangunan bendung irigasi. Namun, masyarakat petani tidak bersabar dan meminta kembali kepada dinas terkait agar mereka dapat bercocok tanam walaupun tidak ada air disawah.

“Mungkin, masyarakat kita beranggapan jika air irigasi belum berfungsi karena sedang pembangunan, ada air hujan karena sudah memasuki bulan penghujan. Kebiasannya bulan September, Oktober, November dan Desember masuk musim penghujan,”pinta Mursyid, seraya menambahkan, kini kebiasaan musim penghujan sudah meleset hingga bulan Oktober hujan hanya terjadi sekali-kali. (arm)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar