28 Oktober, 2009

Pipa PDAM Bocor, Air Genangi Jalan

“Kontraktor Diminta Bertanggung Jawab”

LHOKSEUMAWE- Pipa milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mon Pase, Aceh Utara, dikawasan Sawang Kupula, Utuenkot, Lhokseumawe, mengalami kebocoran. Akibatnya, badan jalan tersebut digenangi air dan membuat masyarakat pengenderai sepeda motor dan mobil merasa terganggu.

Betapa tidak, kondisi air yang tergenang itu seperti baru diguyur hujan lebat di kawasan Lhokseumawe dan sekitarnya. Bahkan, masyarakat pengguna jalan raya juga mengeluhkan hal tersebut karena harus berhati-hati melewati jalan yang digenangi air bocoran pipan PDAM.

Direktur Utama, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mon Pase, Aceh Utara, Zulfikar Rasyid, saat dikonfirmasi Rakyat Aceh, melalui telepon selulernya, kemarin, juga membenarkan pipa air mengalami kebocoran.

“Tadi pagi tim kita sudah turun kelapangan dan melakukan perbaikan terhadap pipa bocor tersebut,”ucap Zulfikar Rasyid, yang mengaku sedang berada di Banda Aceh. Disebutkan, selama ini pipa PDAM sering terjadi kebocoran akibat pembangunan proyek saluran dan jalan diwilayah Kota Lhokseumawe. Apalagi, pihak kontraktor tanpa melakukan koordinasi dengan pihaknya.

“Untuk sementara waktu pipa PDAM yang rusak akibat proyek pembangunan, terpaksa kita ditanggung sendiri. Nantinya, baru kita dikomplin kepada kontraktor yang melaksanakan pembangunan dimaksud,”pintanya.

Masih dikatakan Zulfikar, setiap pipa yang rusak itu langsung diperbaiki supaya tidak terjadi komplin daripada masyarakat sebagai pelanggan air bersih dari PDAM. Apalagi, kebiasaanya masyarakat yang mengetahui kalau pipa PDAM bocor berarti pihak PDAM yang salah. Namun, pelanggan tidak mau tau penyebab terjadinya kebocoran tersebut.

Lanjut dia, sudah seharusnya, pihak kontraktor harus bertanggung jawab terhadap pipa air yang rusak akibat proyek pembangunan mereka. Minimal, dapat diberitahukan kepada PDAM sehingga dapat dilakukan langkah antisipasi sebelum proyek dilaksanakan. “Jika tidak diberitahukan pelaksanaan proyek itu, nantinya yang menganggu bukan mereka tapi masyarakat karena dapat menikmati air bersih dari PDAM,”imbuhnya. (arm)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar