14 Desember, 2009

81 Petarung Ikut Kejuaraan Tarung Derajat Provinsi Aceh Ke 2

LHOKSEUMAWE- Sebanyak 81 orang petarung dari 16 Kabupaten/Kota, ikut ambil bagian pada acara kejuaraan Tarung Derajat Provinsi Aceh ke- 2, tahun 2009 dengan memperebutkan piala Brimob Polda Aceh.

Kegiatan tersebut, berlangsung selama dua hari di gedung ACC Unimal, Lhokseumawe, yang dimulai Sabtu (12/12) dan beakhir Minggu (13/12). AKBP Herman Sikumbang, selaku pembina tarung derajat Sat-Brimobda NAD, membuka secara resmi acara dimaksud.

“Jadi sebagaimana kata-kata bijak yang disampaikan oleh Sang Guru kita, modal utama penciptaan dan penyebaran ilmu pembelaan diri tarung derajat, imajinasi, kreatifitas dan keberanian moral, dengan moto olahraga tarung derajat, Aku ramah bukan berarti takut, aku tunduk bukan berarti takluk,”ucap AKBP Herman Sikumbang.

Sebut dia, kata-kata bijak tersebut mempunyai filosopi yang sangat mendalam, dengan apa yang kita miliki saat ini termasuk kemampuan ilmu bela diri bukan sesuatu untuk dapat menjadikan kita agoran. Namun, kita harus dapat membela kebenaran sesuai dengan ilmu bela diri yang dimiliknya.

Sementara 81 peserta dari 16 Kabupaten/Kota di Provinsi Aceh, yakni Pengcab Banda Aceh, Aceh Besar, Aceh Singkil, Aceh Tengah, Aceh Utara, Aceh Tamiang, Aceh Jaya, Lhokseumawe, Aceh Timur, Langsa, Pidie Jaya, Bireuen, Bener Meriah, Gayu Lues, Aceh Barat dan Pengcab Nagan Raya.

Pada kesempatan itu, juga hadir Ketua Umum Pengurus Provinsi Kodrat Aceh, Drs. Nuzuli, MS, Sang Guru Tarung Derajat, Drs. G.H. Achmad Dradjat, Kapolresta Lhokseumawe, AKBP Zulkifli, Kapolres Aceh Utara, AKBP Herman Sikumbang, Danki IV Brimobda NAD, Jeulikat, AKP IAN Riskian, dan para undangan lainnya.

Dalam tausyiahnya, Sang Guru Tarung Derajat, Drs. G.H. Achmad Dradjat, mengatakan, bagi para petarung harus memperhatikan beberapa hal, seperti keselamatan, kesehatan, dan kesempatan. (arm)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar