23 Desember, 2009

Aceh Utara Terima Bantuan 703,400 Ton CBN Deptan RI


ACEH UTARA- Departemen Pertanian RI, menyalurkan bantuan Cadangan Benih Nasional (CBN) mencapai 703,400 ton kepada petani di 25 kecamatan di Aceh Utara, dengan luas areal sawah 28,136 hektar.

Bantuan tersebut, mulai disalurkan sejak bulan November lalu dan berakhir pada bulan Desember ini, melalui pihak rekanan PT. Sang Hyang Seri Medan, bekerjasama dengan Balai Benih Lhoksukon dan Dinas Pertanian Aceh Utara.

Sementara ribuan petani ke 25 kecamatan itu, saat ini sedang melakukan pengelolahan tanah sehingga membutuhkan benih untuk masa tanam (MT) musim rendengan tahun 2009-2010. Masing-masing, bantuan benih padi non hibrida untuk petani di Kecamatan Lhoksukon, Syamtalira Bayu, Cot Girek, Matang Kuli, Dewantara, Langkahan, Nisam, Banda Baro, Paya Bakong dan Tanah Luas.

Kemudian, Kecamatan Geureudong Pase, Nibong, Tanah Jamboe Aye, Baktya Barat, Baktya, Kuta Makmur, Simpang Kramat, Pirak Timu, Lapang, Sawang, Seunuddon, Samudera, Syamtalira Aron, Tanah Pasir dan Kecamatan Meurah Mulia.

Sedangkan dua kecamatan lagi, yakni Kecamatan Nisam Antara tidak diberikan bantuan benih padi karena tidak ada areal sawah dan Kecamatan Muara Batu, sudah pernah diberikan bantuan serupa pada tahun sebelumnya.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Pertanian Aceh Utara, Ir. Mursyid Ab, MP, yang didampingi Kepala Bidang Produksi Padi Palawija dan Holtikutural, M. Jamin Ibrahim dan Kasi Padi Palawija Zulkifli, kepada Rakyat Aceh, Senin (21/12).

Kata Murysid, melalui program CBN itu dapat dilakukan pemulihan terhadap daerah-daerah yang terkena dampak bencana alam, seperti banjir dan kekeringan serta dijadikan sebagai lahan produktif. “Jadi bantuan itu kita berikan untuk setiap hektar sebanyak 25 kilogram benih. Dan jika petani memanfaatkan benih tersebut sesuai dengan petunjuk serta ketentuan dari petugas maka akan mencukupi,”ujarnya.

Untuk itu, dia juga berharap, bagi kelompok tani dan aparat gampong di masing-masing kecamatan, agar dapat membagikan benih padi kepada masyarakat petani yang memiliki areal sawah. Apalagi, yang perlu diberdayakan melalui program Cadangan Benih Nasional (CBN) hanya bagi warga yang bermata pencaharian sebagai petani.

Selain itu, lanjut Ir. Mursyid Ab, tujuan utama pelaksanaan bantuan/subsidi benih dari pemerintah, didasarkan pada masih rendahnya produktivitas tanaman pangan dan masih rendahnya benih varietas unggul bermutu dibeberapa daerah. Bahkan, rendahnya daya beli dan kesadaran petani terhadap benih varietas unggul bermutu. (arm)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar