“Sejumlah Dinas Akan Pindah Ke Lhoksukon”
ACEH UTARA- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara, akan membangun kantor bupati dan gedung DPR Kabupaten di kawasan Bachelorcamp Eks Exxon Mobil, Kecamatan Lhoksukon, dengan luas areal 35 hektar. Sementara sejumlah dinas yang selama ini berada di wilayah Kota Lhokseumawe, pada akhir 2009 dan awal 2010 mendatang akan pindah ke Ibukota Aceh Utara. Hal itu dilakukan, untuk kelancaran administrasi perkantoran Pemkab setempat.
“Bupati Aceh Utara, Ilyas A.Hamid, sekitar dua bulan lalu sudah mengirimkan surat permohonan bantuan ke Departemen Dalam Negeri (Depdagri) dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Jakarta. Informasi yang kami terima mereka sudah merespon,”kata Sekdakab Aceh Utara, Ir. Syahbuddin Usman, M.Si, kepada Rakyat Aceh, Kamis (10/12).
Sebut dia, dana yang dibutuhkan untuk membangun kantor bupati dan gedung DPR Kabupaten mencapai Rp 100 miliar. Tentunya, bantuan itu terealisasi pada tahun 2010 mendatang, sehingga pembangunan kantor tersebut dapat segera dilaksanakan dilapangan.
“Kalau kita tidak minta bantuan ke Depdagri dan Bappenas, sangat tidak mungkin membangun kantor bupati dan gedung DPR Kabupaten, dengan menggunakan APBK Aceh Utara, karena masih banyak hal-hal lain yang mendesak,”ujarnya, seraya menambahkan, dalam jangka waktu dua dan tiga tahun kedepan semua kantor sudah pindah ke ibukota Aceh Utara di Kecamatan Lhoksukon.
Awal 2010, Tujuh Dinas Pindah Ke Lhoksukon
Sementara itu, pada akhir Desember 2009 dan awal 2010, tujuh dinas yang selama ini berada di wilayah Pemko Lhokseumawe, akan pindah ke Bachelorcamp Eks Exxon Mobil, di Kecamatan Lhoksukon. Sedangkan, dua dari tujuh dinas tersebut dalam beberapa bulan terakhir ini sudah pindah ke Lhoksukon, seperti Dinas Bina Marga dan Dinas Cipta Karya.
ACEH UTARA- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara, akan membangun kantor bupati dan gedung DPR Kabupaten di kawasan Bachelorcamp Eks Exxon Mobil, Kecamatan Lhoksukon, dengan luas areal 35 hektar. Sementara sejumlah dinas yang selama ini berada di wilayah Kota Lhokseumawe, pada akhir 2009 dan awal 2010 mendatang akan pindah ke Ibukota Aceh Utara. Hal itu dilakukan, untuk kelancaran administrasi perkantoran Pemkab setempat.
“Bupati Aceh Utara, Ilyas A.Hamid, sekitar dua bulan lalu sudah mengirimkan surat permohonan bantuan ke Departemen Dalam Negeri (Depdagri) dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Jakarta. Informasi yang kami terima mereka sudah merespon,”kata Sekdakab Aceh Utara, Ir. Syahbuddin Usman, M.Si, kepada Rakyat Aceh, Kamis (10/12).
Sebut dia, dana yang dibutuhkan untuk membangun kantor bupati dan gedung DPR Kabupaten mencapai Rp 100 miliar. Tentunya, bantuan itu terealisasi pada tahun 2010 mendatang, sehingga pembangunan kantor tersebut dapat segera dilaksanakan dilapangan.
“Kalau kita tidak minta bantuan ke Depdagri dan Bappenas, sangat tidak mungkin membangun kantor bupati dan gedung DPR Kabupaten, dengan menggunakan APBK Aceh Utara, karena masih banyak hal-hal lain yang mendesak,”ujarnya, seraya menambahkan, dalam jangka waktu dua dan tiga tahun kedepan semua kantor sudah pindah ke ibukota Aceh Utara di Kecamatan Lhoksukon.
Awal 2010, Tujuh Dinas Pindah Ke Lhoksukon
Sementara itu, pada akhir Desember 2009 dan awal 2010, tujuh dinas yang selama ini berada di wilayah Pemko Lhokseumawe, akan pindah ke Bachelorcamp Eks Exxon Mobil, di Kecamatan Lhoksukon. Sedangkan, dua dari tujuh dinas tersebut dalam beberapa bulan terakhir ini sudah pindah ke Lhoksukon, seperti Dinas Bina Marga dan Dinas Cipta Karya.
“Tinggal lima dinas lagi, yakni Kantor Pemadam Kebakaran, Dinas Pasar Kebersihan dan Pertamanan, Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Dinas Kesehatan dan Dinas Peternakan, yang akan segera pindah,”ujar Sekdakab Ir. Syahbuddin Usman, M.Si. (arm)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar