“Tanpa Data Base Pembangunan Tidak Berjalan”
ACEH UTARA- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara, didesak untuk segera mengalokasikan anggaran pembuatan data base jalan dan jembatan dalam APBK 2010 mendatang. Pasalnya, selama ini pemerintah setempat belum memiliki data base yang akurat untuk pembangunan jalan dan jembatan. Bahkan, termasuk jumlah jalan dan jembatan yang mengalami kerusakan dan perlu segera dilakukan perbaikan.
Hal itu disampaikan Ketua Umum Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Malikussaleh (Unimal) Reuleut, Aceh Utara, Zulfikar, Mulieng kepada Rakyat Aceh, kemarin. Kata dia, untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya petani, sangat dibutuhkan sarana jalan dan jembatan yang bagus.
“Pembangunan jalan dan jembatan merupakan hal yang paling urgen untuk membawa hasil pertanian ke pasar, sehingga petani bisa merasakan langsung hasil panennya tanpa melewati rantai pemasaran yang begitu panjang dan dapat merugikan petani itu sendiri,”tegas aktifis mahasiswa ini.
Sebut Zulfikar, dalam pembangunan jalan dan jembatan dibutuhkan data base yang lebih akurat agar pembangunan tidak tumpang tindih dan merata di 27 kecamatan. “Kualitas fisik bangunan juga harus sesuai dengan spect. Jangan ada diskriminasi dan marjinalisasi untuk menghembat anggaran supaya para kontraktor mendapatkan keuntungan yang besar maka perlu diawasi dan dievaluasi setiap proyek telah dilaksanakan dilapangan,”imbuhnya.
Oleh karena itu, pihaknya dari kalangan mahasiswa meminta kepada Pemkab Aceh Utara dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kabupaten, untuk segera membuat data base jalan dan jembatan. Dengan tujuan, hanya satu untuk pembangunan di Aceh Utara tetap sasaran dan tidak tumpang tindih.(arm)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar