21 Desember, 2009

Produk Unggulan Banda Baro Dipamerkan

“Memasuki Hari Ke 10 North Aceh Expo 2009”
BANDA BARO- Instansi pemerintah di Aceh Utara, diminta bertanggung jawab terhadap pemberdayaan produk masyarakat, yang dipamerkan diarena North Aceh Expo Ke-III 2009, di Pelabuhan Umum Krueng Geukueh. Pasalnya, sangat banyak hasil pertanian dan produk rakyat dipajang dimasing-masing stand kecamatan, untuk menarik perhatian pembeli atau konsumen.

Namun, jika hasil produk tersebut tidak laku terjual, maka dinas instansi terkait dan pemerintah di Aceh Utara, harus mencari solusi untuk memasarkan hasil karya masyarakat kepada pengusaha.

Camat Banda Baro, Aceh Utara, Saiful Basri, S.Sos, saat dikonfirmasi Rakyat Aceh, Sabtu (19/12) mengatakan, dalam event pameran tahun ini pihaknya memamerkan produk unggulan produksi masyarakat. Seperti, pinueng nyen (pinang muda), tape ubi, timpan bakar, kacang goreng dan hasil kerajinan masyarakat lainnya.

“Harapan kami, melalui event ini dapat menjadi perhatian dari pemerintah untuk membina pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya masyarakat yang telah berpartisipasi dalam pamera North Aceh Expo Ke-III Tahun 2009, di Pelabuhan Umum Krueng Geukueh, Aceh Utara,”ucap Saiful Basri. Sebut dia, selama ini berdasarkan pengakuan daripada masyarakat itu, belum pernah tersentuh bantuan modal usaha dari pemerintah setempat, untuk meningkatkan usahanya.

Kondisi itu, terjadi akibat kebanyakan masyarakat yang dibantu oleh pemerintah selama ini, tanpa memiliki data akurat, sehingga mereka termasuk yang tidak layak untuk diberdayakan. Sementara bagi masyarakat yang menjalankan usahanya, malah tidak kebagian bantuan dimaksud.

“Apalagi selama ini, kita dari pihak kecamatan telah memberikan rekom kepada mereka, tapi tidak ada tanggapan apapun saat proposal modal usaha diajukan kepada pemerintah daerah,”imbuhnya. Menurut Camat Banda Baro, jika kondisi ini terus dibiarkan, maka pada acara Expo mendatang kemungkinan masyarakat kita ini tidak mau berpartisipasi lagi, karena mereka mengangap dirinya tidak mendapatkan perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara.

Selain itu, ungkap Saiful, kepada dinas instansi terkait diminta untuk mencari pasar atau lokasi memasarkan barang-barang yang telah dipameran dalam arena Expo 2009. “Jangan hanya bisa mengajak kami untuk ikut serta berpartisipasi atau hanya lipservice. Sayanglah kepada masyarakat kita yang akan menanggung beban setelah pameran berlangsung nantinya.”cetus Camat Banda Baro. Masih dikatakan Saiful, paling tidak melalui momentum even North Aceh Expo Ke-III, dapat memberikan bekas kepada masyarakat dengan dilakukan perberdayakan untuk peningkatan usaha mereka.(arm)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar