“Sudah Terjual 1.500 Kg Selama 10 Hari”
KRUENG GEUKUEH- Hasil produksi jeruk nipis Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, yang dipamerkan di arena North Aceh Expo (NAE) Ke-III Tahun 2009, di Pelabuhan Umum Krueng Geukueh, diserbu pengunjung. Betapa tidak, selama 10 hari berlangsung NAE sudah terjual jeruk nipis di Stand Kecamatan Langkahan, mencapai 1.500 kilogram, dengan harga Rp 2.000/kilogram.
“Kita masih banyak mempunyai stok jeruk nipis di kebun masyarakat sekitar 30 hektar yang siap untuk dipasarkan kepada pembeli,”ucap Camat Langkahan, Drs. Amir Hamzah, yang didampingi Kapolsek Iptu M. Nasir Alamsyah dan Danramil Langkahan Kapten Al Miftachul Huda, kepada Rakyat Aceh, Sabtu (19/12) malam di arena NAE.
Kata dia, setiap hari dan malam banyak peminat dari masyarakat yang membeli jeruk nipis di stand Kecamatan Langkahan, laku terjual 150 kilogram. Bahkan, harganya juga sangat terjangkau untuk satu kilogram hanya dijual Rp 2.000, sebagai buah tangan dari produksi masyarakat Langkahan, kepada pengunjung.
Sebut Amir Hamzah, selama ini hasil panen jeruk nipis juga sudah dipasarkan, ke Jakarta, Kota Medan Sumatera Utara, Banda Aceh, Aceh Utara, Lhokseumawe, Kota Langsa dan Aceh Timur. “Dimana pedagang pengumpul jeruk nipis di Langkahan ada sekitar 7 orang yang membeli daripada masyarakat. Kemudian baru dipasarkan sejumlah daerah didalam dan luar Aceh,”ujarnya.
Selain itu, ungkap Camat Langkahan ini, jeruk nipis sangat banyak khasiatnya dan bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit, seperti untuk obat batuk, obat jerawat, wajah, diet dan lainnya. Namun, pihaknya berharap melalui event North Aceh Expo ini, pemerintah daerah dan pihak terkait dapat mencari pemasaran jeruk nipis keluar Aceh.
“Paling tidak pemerintah daerah, dapat menghadirkan para investor atau pengusaha luar Aceh supaya membeli jeruk nipis Kecamatan Langkahan, apakah diolah untuk menjadi obat-obat mujarab, shampo dan sabun mandi, demi pengembangan petani jeruk nipis,”pinta Drs. Amir Hamzah.(arm)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar