10 Ribu Anak Yatim Korban Konflik Terima Bantuan Meugang
ACEH UTARA- Sebanyak 10 ribu anak yatim korban konflik mendapatkan bantuan meugang dari Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Pase. Dimana bantuan tersebut, kini sudah disalurkan kepada masing-masing anak yatim korban konflik dan anak yatim bukan korban konflik.
Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Pase, Tgk. Zulkarnaini Bin Hamzah, yang didampingi Jurubicaranya Tgk. Dedy Safrizal, kepada Rakyat Aceh, Minggu (8/8), mengatakan, dengan bantuan meugang tersebut dapat membantu meringankan beban keluarga mereka untuk kebutuhan meugang.
Apalagi di Provinsi Aceh, hari meugang sudah menjadi tradisi baik itu meugang puasa Ramadhan, Idul Fitri maupun meugang Idul Adha. Tentunya, bagi anak yatim tersebut dapat menikmati daging meugang, walaupun orang tua laki-laki mereka sudah meninggal dunia selama konflik Aceh dan karena sakit.
Sebut Ketua KPA ini, bantuan meugang yang diberikan kepada anak yatim tersebut, dananya bersumber dari pemerintah, kontraktor, pengusaha dan KPA wilayah pase. “Jadi kita disini setiap hari meugang selalu memberikan bantuan kepada anak yatim sebagai wujud kepedulian dan tanggungjawab kita bagi mereka,”cetusnya.
Sementara itu, Ketua Litbang Partai Aceh Pusat, Tgk, Fahrurrazi, juga mengatakan, pemberian bantuan kepada anak yatim merupakan salah satu program pemberdayaan ekonomi mereka yang lebih baik kedepan. “Semoga dengan bantuan itu, dapat dipergunakan untuk kebutuhan meugang dan bulan Ramadhan,”cetusnya. (arm)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar