ACEH UTARA-Meskipun, Pemerintah Pusat memberikan jatah dana otonomi khusus (Otsus) untuk Provinsi Aceh mencapai triliunan rupiah, tapi masih kurang dinikmati oleh rakyat Aceh. Apalagi, selama ini masih banyak dijumpai proyek-proyek yang didanai dengan Otsus terbengkalai seperti di Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe.
Kondisi itu, seakan Pemerintah Aceh kurang serius untuk memberikan dana Otsus kepada 23 kabupaten/kota. Terlebih lagi, dana dimaksud ditangani langsung oleh pemerintah provinsi tanpa diberikan kepercayaan penuh kepada daerah masing-masing, untuk mengelolanya.
Informasi yang diterima wartawan koran ini, tahun 2010 Pemerintah Aceh memperoleh suntikan dana sebesar Rp 11,1 triliun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Rp 6,8 triliun dan ditambah Rp 3,849 triliun dana untuk otonomi khusus (Otsus). Kemudian, sumber dana dari APBN-P tahun 2010 senilai Rp 416.167.475.000.
Ketua Komisi C DPR Kabupaten Aceh Utara, Khaidir Abdullah yang didampingi Sekretaris Fraksi Partai Aceh, Tgk Junaidi, kepada Rakyat Aceh, kemarin, mengatakan, kedepan dana Otsus jatah Aceh Utara dapat diberikan kepada daerah sendiri untuk mengelolanya.
Dengan begitu, dinas terkait dapat langsung melakukan pengawasan terhadap pengerjaan proyek dari Otsus. Dimana selama ini, pembangunan Aceh Utara yang menggunakan Otsus banyak terbengkalai akibat kurangnya pengawasan. Hal itu, disebabkan dana Otsus masih ditangani oleh provinsi.
“Kita juga berharap Pemerintah Aceh Utara, sebelum mengusulkan dana Otsus ke provinsi dapat menyampaikan terlebih dahulu kepada dewan terhadap program-program pembangunan yang paling diutamakan,”cetusnya. Sebut dia, dana tersebut harus benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat dalam segi pembangunan infakstruktur pertanian yang memadai.
Sementara itu seperti diberikan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara, telah mengusulkan dana Otonomi Khusus (Otsus) tahun 2010 ke tingkat Provinsi Aceh, sebesar Rp 127.648.390.364. Begitu juga, Tambahan Dana Bagi Hasil (TDBH) Migas, senilai Rp 75.188.354.246. (arm)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar