22 November, 2010

Jalan SMAN 2 Belum Tersentuh Aspal


 “Pemerintah Dinilai Kurang Peduli”
LHOKSEUMAWE-Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe, dinilai masih kurang peduli terhadap infrastruktur dunia pendidikan. Seperti halnya, sepanjang 60 meter jalan menuju ke Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Lhokseumawe, masih dalam kondisi tanah pasir.

Sementara jalan disekitar Resevoir Teluk Pusong, Kecamatan Banda Sakti, sudah teraspal. Dan sangat aneh jika jalan ke SMA tersebut, tanpa adanya kepedulian pemerintah setempat. 

Bahkan, SMA Negeri 2 Lhokseumawe ini sudah difungsikan dilokasi itu sejak tahun 2005 lalu. “Memang kalau kita lihat bangunan sekolah itu sudah memadai, tapi sangat disayangkan badan jalan menuju kesekolah belum dibangun dengan aspal,”ucap Muhammad (45) salah seorang warga Kecamatan Banda Sakti, kepada Rakyat Aceh, kemarin. Kata dia, sudah saatnya Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe dan Pemerintah Aceh, untuk mengalokasikan dana pembangunan jalan dimaksud.

Menurut dia, bersama beberapa warga lainnya sudah lima tahun jalan ke SMA Negeri 2 Lhokseumawe, kondisinya menyedihkan jika dibandingkan dengan jalan ke sekolah-sekolah lainnya di Kota Lhokseumawe. “Ada sekitar 60 meter badan jalan tersebut tidak diaspal dan terputus hanya di jalan menuju ke reservoir,”cetusnya. (arm)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar