27 November, 2010

Dewan Tanggapi Jalan SMAN 2 Belum Teraspal

“Perjuangkan Anggaran Tahun 2011” 
LHOKSEUMWE- Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Lhokseumawe, menanggapi kondisi badan jalan menuju ke SMA Negeri 2 Lhokseumawe, yang sangat memprihatinkan. Pasalnya, hampir lima tahun ini badan jalan tersebut belum pernah diaspal.

Tidak hanya itu, Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe, terkesan kurang memberikan perhatian yang serius terhadap sarana dunia pendidikan. Padahal, siswa-siswi di SMAN 2 merupakan calon-calon pemimpin Aceh kedepan dan khususnya di Kota Lhokseumawe.

“Saya sudah pernah menerima laporan dari kepala SMAN 2 terkait kondisi jalan yang belum pernah disampaikan untuk diperjuangkannya dalam APBK 2011 mendatang,”ucap Wakil Ketua DPR Kota Lhokseumawe, Suryadi, saat dikonfirmasi Rakyat Aceh, melalui telepon selulernya, Kamis (25/11).

Kata dia, secara pribadi dirinya akan memperjuangkan pembangunan jalan menuju ke SMA Negeri 2 Lhokseumawe tersebut. Apalagi, jalan yang digunakan selama ini sangat tidak layak yang merupakan jalan kedunia pendidikan.

“Jadi kalau hujan akan membuat jalan menjadi becek sehingga siswa-siswi kesulitan untuk dilaluinya. Termasuk aktifitas belajar siswa dan saya dari dewan akan mendukung penuh untuk pembangunan jalan tersebut,”ujarnya.  

Sebut Suryadi, terlebih dahulu pihaknya akan melakukan croscek apakah sudah dinaikan anggaran untuk pembangunan jalan tersebut atau tidak. Namun, kalau tidak dirinya akan perjuangkan supaya dinaikan program pembangunan jalan SMAN 2 oleh dinas terkait.  

Sementara itu, seperti diberitakan sebelumnya, beberapa warga Lhokseumawe sangat menyanyangkan jalan ke SMA Negeri 2 Lhokseumawe, jika dibandingkan dengan jalan ke sekolah-sekolah lainnya di Kota Lhokseumawe. Jalan tersebut, dengan panjangnya sekitar 60 meter yang tidak diaspal dan terputus hanya di jalan menuju ke reservoir. (arm)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar