04 Juni, 2009

Ribuan Guru Bakti Murni Belum Terima Gaji

ACEH UTARA- Sebanyak 2.165 guru bakti murni di Kabupaten Aceh Utara, hingga memasuki bulan Juni ini, belum menerima gaji dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat.

Para guru bakti murni tersebut, tersebar di 27 kecamatan baik dari tingkat SD, SMP maupun tingkat SMA. Akibatnya, kebanyakan di antara guru itu kini terpaksa ngutang kepada orang lain untuk memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari.

“Selama gaji belum dibayar oleh pemerintah, kami merasa kesulitan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Betapa tidak, gaji yang seharusnya kami terima setiap bulan senilai Rp 300 ribu tidak dicairkan,”ucap beberapa guru bakti murni,kepada Rakyat Aceh, Selasa (2/6).

Kata guru, sejauh ini pihaknya juga belum mengetahui secara pasti dimana terjadinya kendala dalam pembayaran gaji dimaksud. Pasalnya, jangankan untuk membayar gaji, tanda tangan amprah gaji saja belum diberikan kepada para guru bakti murni.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Aceh Utara, Drs. M. Jamil, M.Kes, saat dikonfirmasi wartawan koran ini, siang kemarin, mengatakan, pembayaran gaji para guru bakti murni itu akan dilakukan dalam bulan ini.

“Jadi gaji mereka akan kita bayar selama lima bulan ini secara rapel. Bahkan hari ini (kemarin,red) kita sudah intruksikan kepada para UPTD di Aceh Utara, untuk dapat mengendarkan tanda tangan amprah gaji bagi guru honorer daerah dan bakti murni,”ucap M. Jamil.

Sebut dia, keterlambatan dalam pembayaran gaji para guru tersebut disebabkan oleh proses administrasi saja untuk dilakukan pencairan gaji mereka. Namun, yang jelas keterlambatan ini bukan faktor kesengajaan pihaknya. Bahkan, kedepan gaji guru bakti murni yang biasa diterima Rp 300 ribu/ bulan, akan terus kita upayakan untuk dilakukan penambahan gaji mereka dan sesuai dengan UMR.

“Tapi itu semua juga membutuhkan proses dan kita dari dinas akan menyampaikan kepada DPRK Aceh Utara, untuk mencari solusi yang terbaik untuk penambahan gaji para guru bakti murni,”ujar Kadis Pendidikan Aceh Utara. Selain itu, ungkap M. Jamil, anggaran untuk membayar gaji 2.165 guru bakti murni tahun 2009 senilai Rp 300 ribu/ guru, dengan total dana mencapai Rp 6,495 miliar/bulan. (arm)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar