29 September, 2009

Calhaj Lhokseumawe Periksa Kesehatan

LHOKSEUMAWE- Sebanyak 207 calon jamaah haji (Calhaj) asal Kota Lhokseumawe, dilakukan pemeriksaan kesehatan terakhir sebelum berangkat ke tanah suci, untuk menunaikan Rukun Islam ke Lima.

Pemeriksaan kesehatan tersebut, berlangsung di Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe, selama tiga hari, yang dimulai dari 28 hingga 30 September. Masing-masing, untuk calhaj Kecamatan Banda Sakti, Muara Dua, Muara Satu dan calhaj Kecamatan Blang Mangat.

DR. Ratna Zahara, Kabid P2P pada Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe, saat dikonfirmasi Rakyat Aceh, Senin (28/9), mengatakan, calon jamaah haji yang diperiksa itu berupa, kencing, darah, imunisasi, pemberiaan suntikan vaksin influeza dan lainnya.

“Jadi jika ada diantara calhaj kita berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan, terindikasi menderita virus flu babi maka akan segera dirujuk kerumah sakit untuk diobati oleh tim medis,”ujarnya, seraya menambahkan, terhadap gagal atau tidaknya yang bersangkutan berangkat ke tanah suci sangat tergantung kepada hasil pengobatan.

Sebut dia, dalam pemeriksaan kesehatan calhaj tersebut juga melibatkan dokter dari rumah sakit, sehingga setiap sumber penyakit yang diderita oleh mereka dapat diketahui dengan mudah untuk pencegahan.

Calhaj Lhokseumawe Kloter 8

Sementara itu, Kepala Kantor Departemen Agama (Depaq) Kota Lhokseumawe, Drs. Salahuddin, kepada Rakyat Aceh, kemarin, menyebutkan, 207 calhaj Lhokseumawe akan berangkat ketanah suci pada 31 Oktober mendatang, dalam kloter delapan. “Calhaj kita akan bergabung dengan calhaj Kota Banda Aceh dan Aceh Besar,”imbuhnya.

Ungkap Salahuddin, secara umum calon jamaah haji Kota Lhokseumawe, sudah siap baik itu proses administrasi, pengurusan paspor hijau dan lainnya.Bahkan, kelengkapan isi tas yang dibawa ke tanah suci hanya dibolehkan 15 kilogram.

Selain itu, kata dia, jumlah jama’ah haji yang berada di daftar tunggu mencapai 1690 orang. Diperkirakan para jama’ah itu akan berakhir enam tahun mendatang atau pada tahun 2016. Namun, para calon jama’ah haji daftar tunggu tersebut sudah membayar biaya masing-masing Rp 20 juta yang dikirim ke rekening Menteri Agama RI di Jakarta sebagai bukti tanda jadi. Lanjut dia, biaya untuk naik haji tahun 2009 mencapai Rp35 juta perorang. (arm)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar