“Wujudkan Perubahan Lima Tahun”
ACEH UTARA- Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Malikussaleh (Unimal), Reuleut, Aceh Utara, meminta kepada anggota legislatif yang telah dilantik untuk dapat bekerja sesuai dengan tugas dan fungsinya.
Dimana, perwakilan partai politik di parlemen khususnya periode 2009-2014 jauh beda pada tahun-tahun sebelumnya atau anggota DPR terdahulu. Betapa tidak, untuk periode ini, anggota dewan banyak di kuasai oleh Partai Lokal (Parlok) yakni Partai Aceh (PA).
“Jadi harapan baru rakyat Aceh dapat terwujud pada perwakilan legislatif baru ini. Tentunya, mereka harus serius memperjuangkan kepentingan rakyat dan tidak mementingkan untuk mengembalikan modal lebih besar ketimbang menjalani tugas dan fungsinya sebagai anggota legislatif, “pinta Ketua BEM Unimal, Zulfikar, kepada Rakyat Aceh, kemarin.
Dikatakanya, jika selama duduk menjadi anggota dewan nantinya mengabaikan nasib rakyat, maka siap-siaplah untuk menerima kritikan dari kalangan masyarakat dan mahasiswa. Apalagi, seandainya sempat terjadi tarik menarik kepentingan antara anggota dewan dengan pemerintah.
ACEH UTARA- Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Malikussaleh (Unimal), Reuleut, Aceh Utara, meminta kepada anggota legislatif yang telah dilantik untuk dapat bekerja sesuai dengan tugas dan fungsinya.
Dimana, perwakilan partai politik di parlemen khususnya periode 2009-2014 jauh beda pada tahun-tahun sebelumnya atau anggota DPR terdahulu. Betapa tidak, untuk periode ini, anggota dewan banyak di kuasai oleh Partai Lokal (Parlok) yakni Partai Aceh (PA).
“Jadi harapan baru rakyat Aceh dapat terwujud pada perwakilan legislatif baru ini. Tentunya, mereka harus serius memperjuangkan kepentingan rakyat dan tidak mementingkan untuk mengembalikan modal lebih besar ketimbang menjalani tugas dan fungsinya sebagai anggota legislatif, “pinta Ketua BEM Unimal, Zulfikar, kepada Rakyat Aceh, kemarin.
Dikatakanya, jika selama duduk menjadi anggota dewan nantinya mengabaikan nasib rakyat, maka siap-siaplah untuk menerima kritikan dari kalangan masyarakat dan mahasiswa. Apalagi, seandainya sempat terjadi tarik menarik kepentingan antara anggota dewan dengan pemerintah.
“Perlu diketahui, wakil rakyat ini bukan milik partai lagi melainkan milik semua rakyat baik rakyat ditingkat Provinsi Aceh maupun rakyat di Kabupaten/Kota. Kebijakan yang diambil juga harus sesuai dengan aspirasi rakyat untuk memperjuangkan aspirasinya,”ungkap Zulfikar, seraya menambahkan, perjuangan yang harus dilakukan seperti peningkatan kualitas layanan publik, dan keberpihakan pada kebenaran, dengan menjujung tinggi hak-hak masyarakat serta mempuyai komitmen membangun lapangan kerja.
Kemudian, senatiasa menciptakan pemerintahan yang bersih dan modern agar dapat mengejar ketinggalan dari negara-negara maju. Tidak hanya itu, juga dapat merealisasikan apa yang sudah dijanjikan pada saat kampanye dulu, supaya jangan omong saja (JOS).
Sementara itu hal senada juga disampaikan, Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Lhokseumawe- Aceh Utara, Armiadi. Dia menyebutkan, dewan baru harus bisa membawa dan mengwujudkan perubahan di Aceh Utara, masa lima tahun mendatang.
“Mereka (anggota dewan,red), harus benar-benar berpikir kepada rakyat Aceh Utara dan tidak mengutamakan kepentingan pribadi, kelompok serta golongan. Karena mereka dipilih oleh rakyat pada pemilu 9 April lalu, tentunya setiap kebijakan dan program kerja yang dibuat lebih mementingkan kepada rakyat sendiri,”imbuh Armiadi.
Selain itu, lanjut Armiadi, tugas anggota dewan baru juga dapat mengembalikan kas Aceh Utara yang diposito di Bank Mandiri Jalembar hingga terjadi pembobolan oleh pejabat tertentu. Kemudian, dalam merencanakan APBK Aceh Utara pada 2010 mendatang lebih memihak kepada rakyat.
“Dewan baru harus bisa wujudkan semua janji-janji saat kampanye dulu. Dan jangan sampai janji hanya tinggal janji. Apalagi setelah senang duduk di kursi empuk maka jangan pernah melupakan rakyatkan,”imbuhnya. (arm)
“Mereka (anggota dewan,red), harus benar-benar berpikir kepada rakyat Aceh Utara dan tidak mengutamakan kepentingan pribadi, kelompok serta golongan. Karena mereka dipilih oleh rakyat pada pemilu 9 April lalu, tentunya setiap kebijakan dan program kerja yang dibuat lebih mementingkan kepada rakyat sendiri,”imbuh Armiadi.
Selain itu, lanjut Armiadi, tugas anggota dewan baru juga dapat mengembalikan kas Aceh Utara yang diposito di Bank Mandiri Jalembar hingga terjadi pembobolan oleh pejabat tertentu. Kemudian, dalam merencanakan APBK Aceh Utara pada 2010 mendatang lebih memihak kepada rakyat.
“Dewan baru harus bisa wujudkan semua janji-janji saat kampanye dulu. Dan jangan sampai janji hanya tinggal janji. Apalagi setelah senang duduk di kursi empuk maka jangan pernah melupakan rakyatkan,”imbuhnya. (arm)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar