10 Oktober, 2009

Panen Perdana Tanpa Dihadiri Bupati

“Warga Sawang Kecewa”

SAWANG- Sejumlah masyarakat di Kecamatan Sawang, Aceh Utara, mengaku kecewa dengan tidak berhadirnya Bupati Ilyas A.Hamid, pada acara panen perdana tanaman padi pola SL-PTT di Gampong Blang Reuling, kecamatan setempat, Kamis (8/10).

Betapa tidak, para masyakarat sangat menanti-nantikan kedatangan Bupati Aceh Utara, Ilyas A.Hamid ke Kecamatan Sawang, karena banyak hal yang perlu disampaikan kepada bupati. Baik itu tentang pembangunan sarana jalan, ekonomi masyarakat maupun bangunan lainnya.

Namun, yang mengwakili Bupati Ilyas A.Hamid adalah Asisten I Setdakab T. Mustafa. Sementara informasi dari Asisten I dan Kepala Dinas Pertanian, Ir. Mursyid AB, bupati tidak dapat berhadir karena ada acara pertemuan dadakan dengan Gubernur Aceh di Banda Aceh, hari ini, (kemarin,red). Begitu juga dengan Wakil Bupati Syarifuddin,SE dan Sekdakab Ir. Syahbuddin Usman, berhalangan datang disebabkan ada kegiatan lain.

Pun demikian, acara panen perdana tanaman padi tetap berlangsung dengan baik tanpa adanya kendala yang berarti. Sementara di Kecamatan Sawang terdapat 300 hektar lahan pertanian sawah yang diterapkan pola Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT), sudah siap panen.

Kepala Dinas Pertanian Aceh Utara, Ir. Mursyid AB, pada kesempatan itu mengatakan, SL-PTT itu bertujuan untuk membantu para petani dalam memproduksi padi yang lebih optimal dan berkualitas. Dengan harapan, hasil produksi padi di Aceh Utara dapat mencapai target nasional. “Kita dari dinas dan tim terkait lagi telah membina para petani tersebut, seperti sistem pengunaan pupuk organik, penanggulangan hama dan lainnya yang berkaitan dengan SL-PTT,”ucap Mursyid.

Sebut dia, secara umum di Aceh Utara mempunyai SL-PTT padi mencapai 5 ribu hektar, SL-PTT jagung 375 hektar dan SL-PTT kedelai 30 hektar. Sedangkan kondisi hasil produksi pertanian di Aceh Utara, tahun ini agak mengalami penurunan dari tahun-tahun sebelumnya. Misalnya, pada tahun lalu dalam satu hektar bisa menghasilkan padi 8 ton, tapi kini hanya berkisar 6 ton perhektar. Meskipun, ada juga berapa petani yang berhasil menghasilkan 10 ton padi dalam satu hektar tersebut.

PPL Harus Banyak Dilapangan
Asisten I Setdakab Aceh Utara, T. Mustafa yang mengwakili Bupati Ilyas A.Hamid, menegaskan, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) harus selalu berada lapangan bersama petani ketimbang duduk dikantor.

“Untuk mencapai suatu keberhasilan kita harus bersatu demi kemajuan Aceh Utara, kedepan. Jadi PPL dapat berada dilapangan membantu para petani jika mengalami masalah saat bercocok tanam tani disawah, sehingga jika ada kendala dapat diatas segera,”imbuhnya.
Sementara itu, hadir dalam acara tersebut Kadis SDA, Ir. Mawardi, Kepala Badan Tanaman Pangan, Abbas, PT. Pertani (Persero) Pemasaran Lhokseumawe, unsur Muspika Sawang, para petani setempat.

Selain itu, Asisten I Sekdakab Aceh Utara, T. Mustafa, Kepala Dinas Pertanian Ir Mursyid AB, Kadis SDA Ir. Mawardi dan unsur terkait lainnya, melakukan panen perdana dengan memotong padi bersama-sama. (arm)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar