08 Oktober, 2009

Pelabuhan Krueng Geukueh Difungsikan

ACEH UTARA- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara, akan segera mengfungsikan pelabuhan umum Krueng Geukueh, Dewantara, untuk jalur ekspor-impor investor dari Lhokseumawe ke Penang Malasyia dan Singapura.

“Insya Allah pada 10 Oktober ini, kita akan memiliki satu unit kapal kargo dan tiba di pelabuhan umum Krueng Geukueh,”papar Wakil Bupati Aceh Utara, Syarifuddin, SE, pada acara pertemuan pemerintah dalam wilayah Korem 011/Lilawangsa, di Pendopo Bupati Aceh Utara, Rabu (7/10) dengan tema “Peran Pemerintah dan Pemberdayaan Masyarakat Dalam Rangka Peningkatan Perekonmian Daerah”

Sebut Syarifuddin, jika pelabuhan umum sudah berfungsi sebagai jalur ekspor-impor Lhokseumawe ke Penang Malasyia dan Singapura maka sektor perekonomian masyarakat dapat ditingkatkan dengan hasil komuditi yang dipasarkan.

Sedangkan kendala yang dihadapi Pemkab untuk mendatangkan investor yang ingin berinvestasi di Aceh Utara khususnya, adalah terlalu sulitnya bank-bank untuk pencairan LC sebagai modal kerja mereka di Aceh. “ Jadi kami sangat membutuhkan dukungan semua pihak, dalam proses berfungsinya pelabuhan umum Krueng Geukueh dan mempermudah masuk investor ke Aceh,”imbuhnya.

Sementara itu, Adnan Ganto, selaku Penasehat Menko Polhukam RI Bidang Ekonomi, mengatakan, terkait dengan akan difungsikan pelabuhan umum Krueng Geukueh, dirinya akan membicarakan dengan Gubernur Aceh, terhadap kendala yang dihadapi tersebut.

“Apalagi kita dengar akan ada kapal kargo sendiri. Boleh saja diaktifkan pelabuhan umum Krueng Geukueh, tapi yang penting kegiatan pelabuhan itu sendiri apakah sudah ada antara satu kapal dengan kapal lain yang mengangkut barang dan kebutuhan lainnya untuk mendukung berfungsinya pelabuhan,”ujarnya, seraya menambahkan, perlu adanya izin untuk mengaktifkan pelabuhan tersebut. (arm)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar