LHOKSEUMAWE- Korban kebakaran Kampong Jawa Lama, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, mulai diserang penyakit Inspeksi Saluran Pernapasan Akut (Ispa) dan demam. Hal itu disebabkan, akibat pengaruh cuaca yang saat ini tidak menentu dan terkadang terjadi hujan dan cuaca panas.
Namun, para korban kebakaran penderita penyakit tersebut, ditangani oleh Posko Kesehatan Kampung Jawa Lama. Dimana posko itu di dirikan pasca musibah kebakaran dimaksud untuk menangani kesehatan masyarakat setempat.
“Sejak Kamis lalu, ada sekitar 92 orang yang berobat ke posko kesehatan, baik yang mengalami penyakit ispa, demam maupun warga terkena paku saat rumah mereka terbakar. Dan Jum’at kemarin serta hari ini mencapai 22 orang yang berobat,” ucap M. Jamil Koordinator Posko Kesehatan Kampung Jawa Lama, kepada Rakyat Aceh, kemarin.
Dia mengatakan, ada juga diantara korban musibah kebakaran rumah yang memeriksa tensi darahnya saja. Kemudian, baru diberikan obat sesuai dengan penyakit yang dideritanya. “Kami disini siap melayani dan memberikan pelayanan kesehatan lebih optimal kepada korban dan masyarakat setempat dalam waktu 24 jam,”ungkapnya.
Sebut M. Jamil, pihaknya menargetkan posko kesehatan aktif selama sepekan, yang dibuka mulai pukul 08.00 hingga pukul 14.00 WIB. Pun demikian, tim medis juga tetap standay 24 jam dan jika ada korban yang membutuhkan pengobatan pada malam hari maka segera diberikan pertolongan medis. (arm)
Namun, para korban kebakaran penderita penyakit tersebut, ditangani oleh Posko Kesehatan Kampung Jawa Lama. Dimana posko itu di dirikan pasca musibah kebakaran dimaksud untuk menangani kesehatan masyarakat setempat.
“Sejak Kamis lalu, ada sekitar 92 orang yang berobat ke posko kesehatan, baik yang mengalami penyakit ispa, demam maupun warga terkena paku saat rumah mereka terbakar. Dan Jum’at kemarin serta hari ini mencapai 22 orang yang berobat,” ucap M. Jamil Koordinator Posko Kesehatan Kampung Jawa Lama, kepada Rakyat Aceh, kemarin.
Dia mengatakan, ada juga diantara korban musibah kebakaran rumah yang memeriksa tensi darahnya saja. Kemudian, baru diberikan obat sesuai dengan penyakit yang dideritanya. “Kami disini siap melayani dan memberikan pelayanan kesehatan lebih optimal kepada korban dan masyarakat setempat dalam waktu 24 jam,”ungkapnya.
Sebut M. Jamil, pihaknya menargetkan posko kesehatan aktif selama sepekan, yang dibuka mulai pukul 08.00 hingga pukul 14.00 WIB. Pun demikian, tim medis juga tetap standay 24 jam dan jika ada korban yang membutuhkan pengobatan pada malam hari maka segera diberikan pertolongan medis. (arm)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar