09 November, 2009

Muspika Kecewa, Dua Gampong Tak Ikut MTQ ke-30

LHOKSEUMAWE- Muspika Banda Sakti, mengaku kecewa terhadap dua gampong yang tidak ikut serta dalam kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-30 tingkat Banda Sakti. Dimana acara MTQ tersebut, akan dibuka secara langsung oleh Walikota Lhokseumawe, Munir Usman, Sabtu (7/11) nanti malam (malam kemarin,red) di lapangan jalan gudang, Kelurahan Kota.

Camat Banda Sakti, M. Irsyadi, S.Sos, kepada Rakyat Aceh, kemarin, mengatakan, jauh-jauh hari pihaknya bersama panitia pelaksana sudah pernah melayangkan surat kepada 18 geuchik di Banda Sakti, untuk memilih warganya ikut serta dalam acara MTQ tersebut. Namun, geuchik Gampong Pusong Lama dan Keude Aceh, hingga batas terakhir penerimaan pendaftaran peserta pada 5 November lalu, belum juga mengirimkan nama-nama peserta mereka.

“Tidak hanya itu, saya juga sudah pernah menghubungi kedua geuchik dimaksud agar mengirimkan pesertanya. Tapi jawaban geuchik itu, katanya akan segera mengirimkan peserta. Nyatanya, mereka malah tidak menurunkan peserta untuk ikut MTQ,”ucap Camat Banda Sakti, dengan nada kesal.

Sebut Irsyadi, seharusnya, jika ada kendala dalam perekutan peserta MTQ dari gampong Keude Aceh dan Pusong Lama, dapat menginformasikan kepada pihaknya, supaya dapat dicari jalan keluar. Namun, hal itu tidak pernah dilakukan oleh kedua geuchik gampong tersebut.

Sementara 16 gampong yang ikut ambil bagian pada MTQ ke-30, masing-masing, Kelurahan Kota Lhokseumawe,23 peserta, Simpang Empat, 14 peserta, Teumpok Teungoh, 16 peserta, Kuta Blang, 19 peserta, Kelurahan Kampung Jawa Lama 11 orang, Gampong Lancang Garam, 8 peserta, Kampung Jawa Baru, 16 orang, Hagu Selatan, 12 peserta, Hagu Teungoh 22 peserta, Hagu Barat Laut, 16 peserta dan Ulee Jalan, 4 peserta.

Kemudian, Gampong Ujung Blang, 12 peserta, Banda Masen, 15 peserta, Uteun Bayi, 8 peserta, Mon Geudong, 18 peserta dan Gampong Pusong Baru, 26 peserta. Sedangkan cabang-cabang yang diperlombakan dalam MTQ ke-30 tingkat Banda Sakti, yakni cabang Tilawatil Qur’an, Qira’atus Sab’ah, Famil Qur’an, Syarhil Qu’ran, Hifzhil Qur’an dan cabang Khattil Qur’an. (arm)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar