17 Desember, 2009

Proposal Bantuan Tak Cair, Warga Datangi Kantor Bupati

ACEH UTARA- Puluhan warga dari sejumlah kecamatan di Aceh Utara, Senin (14/12) mendatangi kantor Bupati Aceh Utara, akibat proposal bantuan yang diajukan ke Bagian Ekonomi Setdakab sejak tahun 2008 dan 2009 belum dicairkan.

Bahkan, ada juga proposal kelompok usaha masyarakat yang telah disposisikan oleh Bupati Ilyas A. Hamid, tapi proposalnya sudah dihilang pada Bagian Ekonomi. Proposal yang hilang itu adalah milik kelompok pemberdayaan ekonomi kombatan GAM di Kecamatan Muara Batu dan Kecamatan Sawang sebanyak 14 kelompok usaha.

Kemudian, di Kecamatan Nisam ada sekitar 20 kelompok usaha masyarakat yang belum cairkan bantuan modal usaha.Walaupun proposal sudah lama mengendam pada Bagian Ekonomi Setdakab Aceh Utara. Dan ada juga proposal perorangan seperti milik Amir Alias Agam, Bustami, Nasruddin Damanih, Mansyurdin Raoh, M. Radi, M. Rulan, dan Adnan Husen yang tidak jelas penyalurannya. Tidak hanya itu, proposal milik masyarakat di Kecamatan Baktya Barat, yakni Mahmudan Amir, juga mengalami hal yang sama.

“Jadi kedatangan kami kesini untuk mempertanyakan kejesalan penyaluran bantuan yang telah disposisi oleh Bupati Aceh Utara, Ilyas A.Hamid. Dimana ketika ditanya proposal kami kepada salah seorang staf Bagian Ekonomi, menyatakan tidak ada sama mereka,”tegas Sayeh Ihsan warga Bungkah, Kecamatan Muara Batu, kepada Rakyat Aceh, kemarin.

Kata dia, Bagian Ekonomi Setdakab Aceh Utara tidak bertanggung jawab terhadap proposal modal usaha masyarakat yang telah diajukan dan sudah dilakukan disposisi oleh bupati. “Kami tetap mempertanyakan sudah dikemanakan proposal kami, karena dengan alasan dana bantuan tidak dapat dicairkan jika ada proposal,”imbuhnya.

Hal senada juga disampaikan Amir warga Kecamatan Nisam, Aceh Utara. Sebut dia, dirinya bersama masyarakat lainnya sangat membutuhkan modal usaha dari Bupati Aceh Utara. Apalagi, bapak bupati telah mengarahkan untuk penyaluran bantuan kepada Kepala Bagian Ekonomi Setdakab, Melodi.

Namun, lanjut Amir bersama sejumlah warga lainnya, jika dalam waktu dekat ini bantuan pemberdayaan ekonomi tersebut belum dicairkan, maka semua masyarakat yang telah mengajukan proposal bantuan akan melakukan aksi demo secara besar-besaran ke Kantor Bupati Aceh Utara. (arm)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar