Kondisi kerusakan jalan tersebut sudah berlangsung puluhan tahun lamanya. Namun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara, belum melakukan perbaikan jalan dimaksud. Akibatnya, masyarakat setempat pada setiap hari saat melintas jalan tersebut terpaksa mandi debu yang berterbangan dari badan jalan.
Begitu juga, saat turun hujan lebat membuat badan jalan menjadi becek, sehingga warga kesulitan turun ke ibukota kecamatan untuk berbelanja. Tidak hanya itu, sepanjang 35 kilometer badan jalan itu hanya berbatuan dan dipinggir jalan juga banyak dijumpai tanaman sawit, karet dan tanaman lainnya.
“Kami sebagai masyarakat disini, sudah merasa kewalahan dengan kondisi badan jalan tersebut yang sudah puluhan tahun belum juga diperbaiki,”ucap Sukiman (40) salah seorang warga pedalaman Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, kepada Rakyat Aceh, kemarin. Sebut dia, dirinya bersama warga lainnya juga merasa heran kepada pemerintah kenapa jalan Kecamatan Lhoksukon-Cot Girek tak kunjung dilakukan perbaikan.
Sementara itu, Bupati Aceh Utara, Ilyas A. Hamid, berjanji kepada masyarakat untuk melakukan perbaikan badan jalan tersebut. “Keluhan masyarakat itu akan menjadi pertimbangan kami dan akan kita ajukan anggaran dalam tahun 2011 mendatang,”ucap Ilyas A. Hamid, saat memberikan sambutan pada acara pengobatan gratis di Gampong Buket Hagu, Kecamatan Lhoksukon, kemarin. (arm)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar